Khaerul Umam Muttaqin
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Akhlak dalam Pembinaan Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi Khaerul Umam Muttaqin; Muh. Hanif
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1847

Abstract

Pendidikan akhlak merupakan fondasi utama dalam pembinaan anak asuh di panti asuhan, terutama bagi lembaga baru yang sedang merintis sistem pendidikan dan pengasuhan. Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi, yang berdiri pada tahun 2025 di Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, menghadirkan model pembinaan akhlak sebagai prioritas utama sebelum pengembangan aspek akademik dan keterampilan. Problem yang muncul adalah adanya tantangan besar dari pengaruh gadget dan lingkungan luar yang dapat mengganggu konsistensi pembinaan akhlak. Gap penelitian terletak pada minimnya kajian empiris tentang implementasi pendidikan akhlak di panti asuhan baru, khususnya dalam konteks lokal pedesaan yang berdekatan dengan masjid dan memiliki dukungan organisasi keagamaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi, praktik, dan hasil implementasi pendidikan akhlak di Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap pengasuh, anak asuh, dan pengurus panti. Data lapangan menunjukkan bahwa strategi pembinaan dilakukan melalui kajian rutin di Masjid Istiqlal, pengajian Muhammadiyah, pendidikan formal di sekolah, serta keteladanan pengasuh. Anak asuh merasakan perubahan signifikan: lebih disiplin dalam ibadah, mandiri, sopan santun, dan mampu menahan emosi. Pengurus menegaskan visi membentuk generasi berakhlak mulia dengan indikator keberhasilan berupa kedisiplinan ibadah, perubahan sikap sosial, dan pengakuan eksternal dari masyarakat. Hasil penelitian menegaskan bahwa implementasi pendidikan akhlak di Panti Asuhan Aisyiyah Dukuhturi efektif membentuk karakter Islami anak asuh sejak awal. Meski menghadapi tantangan dari pengaruh teknologi dan lingkungan luar, panti berhasil menanamkan nilai akhlak melalui kombinasi kajian, keteladanan, dan keseimbangan pendidikan formal. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembinaan akhlak di panti asuhan baru, sekaligus membuka ruang bagi kolaborasi masyarakat dan organisasi keagamaan dalam memperkuat pendidikan karakter.
Peran Kurikulum Al-Islam dalam Pembentukan Karakter Islami Siswa SD Muhammadiyah Bumiayu Khaerul Umam Muttaqin; Sunhaji Sunhaji
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14126

Abstract

Pendidikan dasar di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pembentukan karakter siswa akibat derasnya arus globalisasi, penetrasi media digital, serta melemahnya kontrol keluarga. Kondisi ini menimbulkan problem berupa degradasi moral, rendahnya disiplin, dan berkurangnya kesadaran spiritual pada anak usia sekolah. Sekolah Islam, khususnya SD Muhammadiyah, hadir sebagai solusi dengan mengintegrasikan kurikulum Al-Islam untuk memperkuat nilai religius dan sosial siswa. Namun, gap penelitian masih terlihat: sebagian besar kajian terdahulu lebih menekankan aspek kognitif keagamaan dan praktik ibadah formal, sementara integrasi kurikulum Al-Islam dengan pembentukan karakter Islami secara holistik belum banyak dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum Al-Islam di SD Muhammadiyah Bumiayu, menganalisis metode pembelajaran yang digunakan guru, serta mengevaluasi dampaknya terhadap pembentukan karakter religius, disiplin, dan empati sosial siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kurikulum dan aktivitas keagamaan sekolah. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, display, dan verifikasi, serta validasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Al-Islam di SD Muhammadiyah Bumiayu diimplementasikan melalui kajian rutin, pembiasaan ibadah berjamaah, dan keteladanan guru. Strategi ini terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter Islami siswa, meliputi religiusitas, kedisiplinan, tanggung jawab, dan empati sosial. Kesimpulannya, kurikulum Al-Islam berperan signifikan sebagai instrumen pendidikan karakter yang relevan dengan kebutuhan anak di era modern, sekaligus memperkuat identitas sekolah Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai Islam berkemajuan.