Ulfa Lestari
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Senam Sehat Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kualitas Tidur bagi Lansia Dusun Gunungsaren Kidul Ulfa Lestari; Yuli Isnaeni; Suryani Suryani
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1407

Abstract

Kualitas tidur pada lansia menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan fisik dan psikologis, namun berbagai perubahan akibat proses penuaan menyebabkan banyak lansia mengalami gangguan tidur. Kondisi tersebut juga ditemukan pada lansia di Dusun Gunungsaren Kidul, di mana sebagian peserta mengalami keterbatasan aktivitas fisik dan pola tidur yang kurang teratur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas tidur lansia melalui pendekatan senam sehat berbasis digital yang memadukan aktivitas fisik, relaksasi tidur, dan pengingat kesehatan sederhana berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih satu bulan dengan melibatkan 30 lansia sebagai mitra sasaran. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu screening kesehatan berupa pengukuran berat badan dan tekanan darah, praktik senam sehat lansia sebanyak enam kali selama dua minggu, pemberian audio relaksasi tidur yang digunakan secara mandiri di rumah, serta pendampingan penggunaan aplikasi pengingat senam dan tidur. Seluruh kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui edukasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa praktik senam sehat membantu peserta menjadi lebih aktif bergerak, merasa lebih rileks, dan lebih nyaman saat beristirahat. Pemberian audio relaksasi tidur membantu peserta merasa lebih tenang dan lebih mudah memulai tidur pada malam hari. Penggunaan aplikasi pengingat membantu peserta menjalankan jadwal senam dan waktu tidur secara lebih teratur, meskipun sebagian lansia masih memerlukan pendampingan keluarga dalam penggunaan teknologi sederhana. Pelaksanaan kegiatan juga meningkatkan partisipasi lansia dalam aktivitas kesehatan komunitas dan membantu menciptakan kebiasaan hidup sehat yang lebih teratur. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi senam sehat, audio relaksasi, dan media digital sederhana dapat diterapkan sebagai pendekatan baru dalam pendampingan kesehatan lansia berbasis komunitas. Keterlibatan aktif masyarakat dan pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan lansia secara berkelanjutan.