Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Teknik Penebangan terhadap Perubahan Pengetahuan dan Sikap dalam Praktik Pengelolaan Hutan Rakyat di Desa Karyasari, Kecamatan Leuwiliang Hardjanto Hardjanto; Qori Pebrial Ilham; Sri Rahaju; Ahmad Budiaman; Fitta Setiajiati; Priyanto Priyanto
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2025): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.11.2.230-238

Abstract

Private forests cultivated using agroforestry systems have the potential to produce timber, non-timber forest products, and a variety of agricultural crops. However, such forests are still being managed in a traditional manner, both in terms of cultivation techniques and management. The Service activities of the Dosen Pulang Kampung Program specifically aimed to introduce an innovative tree felling technique called the sandat technique, which minimizes the risk of damage to understory vegetation. The method used in this program is service learning, which integrates academic learning with community service through training sessions (both theoretical and practical). The results show that community forest farmers and loggers have understood this technique, recognizing it as a newly introduced method that they find highly beneficial and are eager to adopt in their forest-management practices. Consequently, they expressed their intention to adopt it for managing community forests. This innovation has started to demonstrate increased knowledge, a shift in attitudes (towards adoption), and satisfaction with the program itself. The Sandat Technique is thus critical to becoming a policy in community forest management and should be disseminated by the forestry office/branch to community forest farmers for adoption in the future.
Strategi Pengembangan Agroforestri Kopi Gayo Rendah Karbon Berbasis Perhutanan Sosial Aditya Handoyo Putra; Fakhruddin; Rahmat Pramulya; Dahlan; Fitta Setiajiati; Tjahjo Tri Hartono; Elida Novita; Tarmizi; Putra Irwansyah
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 8 No. 1 (2026): Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0801.1524-1529

Abstract

Kopi gayo merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor dari Provinsi Aceh yang memiliki reputasi internasional. Namun, pengelolaan kopi saat ini menghadapi tantangan serius berupa degradasi lahan, perubahan iklim, dan praktik budidaya yang belum ramah lingkungan sehingga perlunya pengelolaan kopi yang berkelanjutan salah satunya yang rendah emisi karbon. Provinsi Aceh memiliki potensi besar mengembangkan agroforestri kopi melalui program perhutanan sosial yang memberikan akses legal kepada masyarakat untuk mengelola kawasan hutan secara berkelanjutan. Pendekatan berbasis sistem sosial-ekologi menjadi kunci untuk memahami keterkaitan antara aspek ekologi (keanekaragaman hayati, penyerapan karbon, konservasi tanah dan air) dan aspek sosial (kesejahteraan petani, kelembagaan lokal, akses pasar, dan budaya kopi) yang kompleks dan dinamis. Melalui penguatan kelembagaan petani, insentif ekonomi hijau, serta dukungan kebijakan, agroforestri kopi dapat menjadi alternatif strategi pembangunan rendah karbon sekaligus meningkatkan daya saing kopi gayo di pasar global. Policy brief ini memberikan analisis kondisi terkini, tantangan sosial-ekologi, serta rekomendasi kebijakan untuk mengoptimalkan perhutanan sosial sebagai instrumen pengembangan agroforestri kopi gayo rendah karbon di Aceh.