p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Wahana Peternakan
Markus Sinlae
Fakultas Peternakan, Kelautan, dan Perikanan Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN DEDAK PADI, DEDAK JAGUNG DAN DEDAK GANDUM DALAM RANSUM TERHADAP PRODUKSI KARKASAYAM BROILER: The Influence of Using Rice Bran, Corn Bran, and Wheat Bran in the Ration on Broiler Chicken Carcass Production Ronaldi Mara Padja; Ni Gusti Ayu Mulyantini; Markus Sinlae
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.2660

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh level pemberian dedak padi, dedak jagung, dan dedak gandum terhadap produksi karkas ayam broiler (135 DOC) menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3x3. Faktor pertama adalah jenis dedak (D) yang terdiri atas tiga level, yaitu D1 = dedak padi, D2 = dedak jagung, dan D3 = dedak gandum. Faktor kedua adalah level pemberian dedak (P) yang terdiri atas tiga level, yaitu P1 = 15%, P2 = 30%, dan P3 = 45%. Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali, dan setiap ulangan terdiri atas lima ekor ayam. Ransum ayam broiler fase finisher mengandung protein sebesar 18-19% dan energi sebesar 3100 kkal/kg. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap persentase karkas dan bobot lemak abdominal, namun berpengaruh tidak nyata (P > 0,05) terhadap bobot akhir, persentase non-karkas, dan persentase lemak abdominal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa interaksi antara faktor jenis dedak dan level pemberian dedak tidak memberikan perbedaan terhadap variabel yang diukur. Kata kunci: ayam broiler, dedak gandum, dedak jagung, dedak padi, karkas
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KATUK (Sauropus androgynus) DALAM AIR MINUM TERHADAP PERSENTASE ORGAN DALAM AYAM BROILER: Effect of Katuk Leaf Extract (Sauropus androgynus) Administration in Drinking Water on the Percentage of Internal Organs in Broiler Chickens Agustina Moi Keo; Markus Sinlae; Alberth Nugrahadi Ndun
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) melalui air minum terhadap organ visceral ayam broiler, dengan melibatkan 100 ekor DOC strain CP 707. Metode penelitian menggunakan desain eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan lima ulangan, dengan lima ekor ayam pada setiap ulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi: P0 = kelompok kontrol tanpa pemberian ekstrak daun katuk; P1 = pemberian ekstrak daun katuk 4,5 g/L air minum; P2 = pemberian ekstrak daun katuk 6 g/L air minum; dan P3 = pemberian ekstrak daun katuk 7,5 g/L air minum. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun katuk tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap persentase hati, ampela, dan usus halus, namun memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap jantung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun katuk hingga level 7,5 g/L air minum tidak memengaruhi hati, ampela, dan usus halus, tetapi berpengaruh terhadap organ jantung ayam broiler.   Kata kunci: ayam broiler, daun katuk, gizzard, hati, jantung, usus halus