This Author published in this journals
All Journal Wahana Peternakan
Maidika Maidika
Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI ACEH BETINA DI KECAMATAN MANYAK PAYED KABUPATEN ACEH TAMIANG: The Success of Aceh Cattle Artificial Insemination in Manyak Payed District Aceh Tamiang Regency Maidika Maidika; Enike Dwi Kusumawati; Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3308

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) pada sapi Aceh di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Manyak Payed selama tiga bulan (Juni–Agustus 2025). Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan tingkat keberhasilan inseminasi buatan melalui perhitungan Conception Rate (CR), Service per Conception (S/C), dan Non-Return Rate (NRR). Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan lapangan, dan pencatatan hasil inseminasi buatan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan dan catatan reproduksi Kantor Dinas Peternakan setempat. Sampel penelitian ditentukan secara purposif, melibatkan 15 petani (628 sapi betina yang diinseminasi), tiga inseminator, dan satu petugas teknis dari Kantor Dinas Peternakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung nilai CR, S/C, dan NRR, yang kemudian dibandingkan dengan standar efisiensi reproduksi sapi potong. Hasil menunjukkan bahwa nilai CR di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, pada periode 2023 sebesar 42,67%, menunjukkan bahwa sebagian besar sapi betina bunting setelah satu kali layanan inseminasi buatan (IB). Nilai Service per Conception (S/C) sebesar 2,26 menunjukkan bahwa, rata-rata, kebuntingan tercapai dengan jumlah inseminasi yang sangat efisien, sementara nilai NRR sebesar 42,67%. Berdasarkan hasil dan analisis, dapat disimpulkan bahwa penerapan inseminasi buatan di wilayah studi menunjukkan tingkat efisiensi reproduksi yang baik.   Kata kunci: conception rate, inseminasi buatan, non-return rate, sapi Aceh, service per conception