Mahfuzhoh, Zahrotul
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Jejak Sejarah dan Upaya Pelestarian Museum Benteng Vredeburg Sebagai Warisan Budaya Nasional Mahfuzhoh, Zahrotul; Aszhara, Najwa Ayunda; Prastoko, Fayza Audrya; Setiawan, Hawin; Mufidah, Nastiti
JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah Vol. 6 No. 1 (2026): Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jejak.v6i1.57120

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penelusuran perkembangan historis sekaligus upaya pelindungan Museum Benteng Vredeburg sebagai bagian dari warisan budaya nasional. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode deskriptif, yang didukung oleh teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara, serta telaah dokumen. Temuan penelitian mengungkap bahwa museum tersebut memiliki perjalanan sejarah yang cukup panjang. Awalnya dibangun pada masa kolonial Belanda sebagai benteng pertahanan, kemudian mengalami perubahan fungsi pada periode pendudukan Jepang, masa awal kemerdekaan Indonesia, hingga akhirnya ditetapkan sebagai museum yang merepresentasikan perjuangan nasional. Perubahan fungsi ini tidak hanya menggambarkan dinamika politik dan sosial yang terjadi di Indonesia, tetapi juga menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya. Dalam praktiknya, pelestarian museum dilakukan melalui berbagai langkah, seperti konservasi fisik bangunan, pemeliharaan koleksi, proses fumigasi, serta pemanfaatan teknologi melalui digitalisasi dan penyelenggaraan kegiatan edukatif. Hasil kajian ini menegaskan bahwa museum tersebut tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan artefak sejarah, melainkan juga berfungsi sebagai media pembelajaran dan sarana untuk menumbuhkan kesadaran historis di tengah masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan museum ini memiliki nilai strategis dalam mempertahankan identitas serta ingatan kolektif bangsa.