Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMALISASI PENJUALAN PRODUK UMKM KOTA MALANG MELALUI PEMANFAATAN PLATFORMS SHOPEE FOOD SEBAGAI SARANA DIGITALISASI Refiana Dwi Maghfiroh; Irma Kurniasari; , Dimas Nugroho Dwi Seputro
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4873

Abstract

Perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kian pesat di era saat ini menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM terutama dalam meningkatkan daya saing di tengah persaingan yang ketat dan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Dibalik tantangan ini, juga terdapat peluang yang dapat dimaksimalkan dimana digitalisasi bisnis sekaligus menjadi kunci pertumbuhan bagi UMKM. Mendasari fenomena yang terjadi, diperlukan suatu kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui pemanfaatan platform e-commerce, seperti Shopee. Pelatihan berfokus memberikan pemahaman secara komprehensif tentang strategi digital marketing, termasuk mengelola promosi, menarik pelanggan, dan meningkatkan visibilitas produk. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret khususnya dalam mengatasi kendala pemasaran dan berdampkan pada daya saing dan perkembangan secara berkelanjutan bagi UMKM. Peningkatan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam mengelola bisnis online menjadi tujuan utama yang ingin dicapai dari kegiatan pelatihan ini dan diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan hasil keuangan UMKM.
KESIAPAN INTERNAL PERUSAHAAN DALAM TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI IMPLEMENTASI ERP: STUDI KASUS PT DELTA JAYA MAS BERBASIS KERANGKA TOE Nadia Eka Darmayanti; Refiana Dwi Maghfiroh
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8880

Abstract

Digital transformation in the industrial landscape demands increased data accuracy and operational efficiency, prompting PT Delta Jaya Mas to implement an Enterprise Resource Planning (ERP) system. This study aims to analyze the company's internal readiness for ERP implementation by reviewing the challenges and benefits arising from the Technology-Organization-Environment (TOE) framework. Using qualitative descriptive methods, data was collected through in-depth interviews and four months of field observations with relevant divisions. The analysis reveals that the company's readiness still faces multidimensional challenges, including technological infrastructure and network stability constraints, organizational barriers such as lack of inter-divisional communication and resistance to adaptation due to age, and environmental challenges related to reliance on vendor responses. Nevertheless, the system has proven to provide significant benefits in the form of data centralization on a single platform, increased information transparency, and minimized human error and data duplication. It is concluded that despite facing technical and adaptation challenges, ERP implementation has had a positive impact on work effectiveness, with the company targeting full system optimization by 2026 through continuous infrastructure improvements. ABSTRAK Transformasi digital dalam lanskap industri menuntut peningkatan akurasi data dan efisiensi operasional, yang mendorong PT Delta Jaya Mas untuk mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP). Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan internal perusahaan dalam penerapan ERP dengan meninjau tantangan dan manfaat yang muncul melalui pendekatan kerangka Technology-Organization-Environment (TOE). Melalui metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan lewat wawancara mendalam dan observasi lapangan selama empat bulan terhadap divisi-divisi terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesiapan perusahaan masih menghadapi tantangan multidimensi, meliputi kendala infrastruktur teknologi dan stabilitas jaringan, hambatan organisasional berupa kurangnya komunikasi antar-divisi serta resistensi adaptasi akibat faktor usia, hingga tantangan lingkungan terkait ketergantungan pada respon vendor. Meskipun demikian, sistem ini terbukti memberikan manfaat signifikan berupa sentralisasi data dalam satu platform, peningkatan transparansi informasi, serta minimalisasi human error dan duplikasi data. Disimpulkan bahwa walau menghadapi kendala teknis dan adaptasi, implementasi ERP telah memberikan dampak positif pada efektivitas kerja, di mana perusahaan menargetkan optimalisasi sistem sepenuhnya pada tahun 2026 melalui perbaikan infrastruktur berkelanjutan.  
QUALITY CONTROL SEBAGAI SISTEM PREVENTIF ANALISIS AKAR PENYEBAB DEFECT PRODUK PADA PT DELTA JAYA MAS Randy Daiva Rahman; Refiana Dwi Maghfiroh
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8881

Abstract

PT Delta Jaya Mas is facing difficulties in maintaining the quality of its hose products, after discovering a number of defective items that disrupted the smooth production process. The most visible problems include bubbles (65%), kinks or bends (28%), and barbells (7%). This study aims to identify the root causes of these problems using a fishbone diagram and design appropriate improvement strategies. The analysis revealed that the causes of the defects stem from six key elements. Human factors are influenced by a lack of operator accuracy and training; machine factors are caused by a lack of regular maintenance; material factors are caused by varying raw material quality; method factors are caused by unclear work procedures; measurement factors arise from infrequently calibrated equipment; and environmental factors are affected by unstable temperature and humidity. As solutions, this study recommends improvements through intensive employee training programs, the implementation of routine machine maintenance schedules, strict supervision of raw material suppliers, and improvements to operational standards and work environment conditions. Implementation of these measures is expected to significantly reduce the rate of defects and improve the quality of the company's products. ABSTRAK PT Delta Jaya Mas menghadapi kesulitan dalam mempertahankan mutu produk selang, setelah ditemukan sejumlah barang yang mengalami kerusakan (cacat) yang mengganggu kelancaran proses produksi. Masalah yang paling terlihat mencakup cacat gelembung (65%), kink atau tekukan (28%), dan barbel (7%). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber utama dari permasalahan ini dengan menggunakan teknik diagram tulang ikan (fishbone diagram) serta merancang strategi perbaikan yang sesuai. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa penyebab kerusakan berasal dari enam elemen kunci. Faktor manusia dipengaruhi oleh minimnya ketelitian dan pelatihan bagi operator, faktor mesin disebabkan oleh kurangnya perawatan secara berkala, faktor material disebabkan oleh kualitas bahan baku yang variatif faktor metode terdapat karena prosedur kerja yang tidak terlalu jelas faktor pengukuran muncul akibat alat yang tidak sering dikalibrasi, sementara faktor lingkungan terpengaruh oleh suhu dan kelembapan yang tidak stabil. Sebagai langkah solutif, penelitian ini merekomendasikan perbaikan melalui program pelatihan intensif untuk karyawan, penerapan jadwal perawatan mesin yang rutin, pengawasan ketat terhadap pemasok bahan baku, dan perbaikan standar operasional serta kondisi lingkungan kerja. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi tingkat kerusakan dan meningkatkan kualitas produk perusahaan.  
PEMANFAATAN DATA OPERASIONAL HARIAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS DATA DI PT DELTA JAYA MAS Enjel One Nainggolan; Refiana Dwi Maghfiroh
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8882

Abstract

Digital transformation is driving the manufacturing industry to optimize the use of operational data as a foundation for accurate and responsive decision-making. This study aims to analyze the effectiveness of daily operational data utilization in managerial processes at the Mandrel Division of PT Delta Jaya Mas, while also evaluating the challenges faced. Using a descriptive qualitative approach, data was collected through interviews, observations, and documentation studies. The research findings reveal that operational data has become a vital instrument in production monitoring, quality control, and strategic planning. However, the current hybrid recording system—combining manual forms and the AppSheet digital platform—often leads to inefficiencies such as input errors, data latency, and reliance on manual validation. Variations in human resource competencies and the lack of holistic system integration also impact the consistency of data quality. The study's conclusions confirm that although the Mandrel Division is on the transition path toward Data-Driven Decision Making (DDDM), data quality optimization and digital system integration are essential to improve the accuracy of managerial decisions. These findings contribute to the academic literature on operational management and provide practical recommendations for companies to strengthen data governance. ABSTRAK Transformasi digital mendorong industri manufaktur untuk mengoptimalkan penggunaan data operasional sebagai fondasi pengambilan keputusan yang akurat dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan data operasional harian dalam proses manajerial di Divisi Mandrel PT Delta Jaya Mas, sekaligus mengevaluasi tantangan yang dihadapi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa data operasional telah menjadi instrumen vital dalam pemantauan produksi, pengendalian mutu, dan perencanaan strategis. Namun, sistem pencatatan yang masih bersifat hibrida—memadukan formulir manual dan platform digital AppSheet—kerap memicu inefisiensi berupa kesalahan input, latensi data, dan ketergantungan pada validasi manual. Variasi kompetensi sumber daya manusia dan belum terintegrasinya sistem secara holistik turut memengaruhi konsistensi kualitas data. Simpulan studi ini menegaskan bahwa meskipun Divisi Mandrel telah berada pada jalur transisi menuju Data-Driven Decision Making (DDDM), optimalisasi kualitas data dan integrasi sistem digital mutlak diperlukan untuk meningkatkan akurasi keputusan manajerial. Temuan ini berkontribusi secara akademis dalam memperkaya literatur manajemen operasional dan memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan untuk memperkuat tata kelola data.
APPLICATION OF SWOT ANALYSIS FOR FORMULATING PRODUCTION QUALITY IMPROVEMENT STRATEGY AT PT DELTA JAYA MAS Nando Janitra Prasojo; Refiana Dwi Maghfiroh
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8884

Abstract

This research is motivated by the urgency of addressing the high product defect rate at PT Delta Jaya Mas, which is weakening its competitiveness in the global hose industry. The primary objective of this study is to formulate a comprehensive strategy for improving production quality by mapping the company's internal and external factors. Using qualitative descriptive methods, data were obtained from participant observation, in-depth interviews, and documentation, which were then analyzed using the IFAS, EFAS, and TOWS matrices. The analysis revealed that despite the company's strong business reputation and raw material certification, operational performance was still hampered by a reactive machine maintenance system and supply fluctuations. As a solution, this study recommends an aggressive strategy focused on export market expansion and product customization. Operationally, the company is encouraged to transform its maintenance system into a preventive one, as well as diversify its suppliers and train its workforce across functions. These strategic steps are crucial for minimizing product damage, addressing price pressures from imported products, and ensuring the long-term sustainability of production quality. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penanganan tingginya tingkat cacat produk di PT Delta Jaya Mas yang melemahkan daya saing di tengah kompetisi industri selang global. Tujuan utama studi ini adalah merumuskan strategi komprehensif untuk peningkatan kualitas produksi dengan memetakan faktor internal dan eksternal perusahaan. Melalui metode deskriptif kualitatif, data diperoleh dari observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan matriks IFAS, EFAS, serta TOWS. Hasil analisis mengungkapkan bahwa meskipun perusahaan memiliki fondasi kuat dalam reputasi bisnis dan sertifikasi bahan baku, kinerja operasional masih terhambat oleh penerapan sistem pemeliharaan mesin yang bersifat reaktif dan fluktuasi pasokan. Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan strategi agresif yang berfokus pada ekspansi pasar ekspor dan kustomisasi produk. Secara operasional, perusahaan didorong untuk mentransformasi sistem pemeliharaan menjadi preventif, serta melakukan diversifikasi pemasok dan pelatihan tenaga kerja lintas fungsi. Langkah-langkah strategis ini krusial untuk meminimalkan kerusakan produk, menghadapi tekanan harga dari produk impor, serta menjamin keberlanjutan kualitas produksi jangka panjang.