Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kompetensi spiritual peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu strategi sekolah dalam memperkuat pembentukan karakter dan nilai-nilai religius. Penelitian ini fokus menganalisis pengelolaan program ekstrakurikuler Rohani Islam (Rohis), mengidentifikasi dampaknya terhadap pengembangan nilai moral religius peserta didik, serta mengkaji faktor-faktor yang mendukung pelaksanaannya di SMA Negeri 24 Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, pembina Rohis, dan peserta didik, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program Rohis telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi secara sistematis. Pelaksanaan kegiatan di luar jam pembelajaran dengan materi yang sesuai serta evaluasi berkala mendukung efektivitas program. Implementasi program memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran beribadah, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta kemampuan peserta didik menghindari pengaruh negatif. Keberhasilan program didukung oleh tingginya minat dan antusiasme peserta didik, dukungan orang tua, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan program Rohis yang terencana dan berkelanjutan berkontribusi signifikan terhadap pengembangan kompetensi spiritual dan nilai moral religius peserta didik.