Yasfin, Moh Anwar
Insttitut Agama Islam Negeri (IAIN )Kudus

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MODEL KOMUNIKASI PENYULUH AGAMA DALAM MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA (STUDI DI DESA RAHTAWU, KECAMATAN GEBOG, KABUPATEN KUDUS) Yasfin, Moh Anwar
AT-TABSYIR Vol 6, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/at-tabsyir.v6i1.5597

Abstract

Negara Indonesia ini merupakan negara besar dengan beragama kekayaan dan keragaman. Salah satu kekayaan yang tak bisa dinilai adalah kerukunan dan kedamaian, meski berbeda agama dan keyakinan. Fakta kedamaian ini hendaknya terus dirawat dan dijaga, agar berbedaan agama tidak menjadi konflik dan membuat disintegrasi bangsa. Salah satu upaya yang telah dilakukan Kementerian Agama adalah adanya peran penyuluh agama di wilayah masing-masing. Tidak lain penyuluh agama inilah yang bertugas sebagai garda terdepan dalam melakukan bimbingan dan penyuluhan terhadap problem masyarakat yang dialami. Lebih-lebih tugas ini adalah sebagai upaya untuk terus merawat kedamaian dan kerukunan antar umat beragama. Penelitian ini fokus pada bagaimana komunikasi yang dilakukan penyuluh agama di desa Rahtawu kecamatan Gebog Kabupaten Kudus untuk melakukan bimbingan dan penyuluhan ke masyarakat. Hasilnya, model komunikasi dan bimbingan yang dilakukan adalah melalui metode ceramah, diskusi, dan melalui kegiatan diskusi bareng lintas agama. Kegiatan penyuluhan ini juga tak sepi dari tantangan yang ada. Medan serta lokasi desa Rahtawu berada di pegunungan, dan jauh dari kota kecamatan, sehingga akses menuju lokasi menjadi kendala. Masyarakat juga masih banyak yang belum memahami terhadap penyuluh agama akan tugas dan fungsi dari penyuluh agama, sehingga masyarakat belum optimal dalam hasil bimbingan dan penyuluhan .
Implementasi Bimbingan Belajar Mengulang Kelas dalam Menumbuhkan Kemampuan Akademik Siswa Baru di Madrasah Qudsiyyah Kudus Yasfin, Moh Anwar; Ula, Ahmad Nilnal Munachifdlil
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 5, No 1 (2021): Konseling Edukasi : Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v5i1.9899

Abstract

Implementation of Class Repetition Guidance in Developing Academic Ability of New Students at Madrasah Qudsiyyah Kudus. This study aims to describe the implementation of repeating class tutoring in growing the academic abilities of new students at Madrasah Qudsiyyah Kudus. This study uses Field Research Methods (field research) with qualitative descriptive analysis techniques. The research data collected was then analyzed using a deductive approach and an inductive approach. The results showed that first, the guidance process in repeating classes for new students entering the Madrasah Qudsiyyah Kudus was that when they wanted to enter the Madrasah Tsanawiyah level, they had to repeat the first class in MI class voluntarily, even though they had graduated from SD or MI. Second, the tutoring for repeating the classes carried out at Madrasah Qudsiyyah is by grouping according to their abilities. Fourth, the tutoring model for repeating classes at Madrasah Qudsiyyah is carried out in groups by forming a separate curriculum which can focus on the basic salafiyah curriculum as a provision of salafiyah material at an advanced level. Fifth, this basic salafiyah guidance material is carried out by all teachers, not only burdened by counselors.Keywords: Guidance, Repeating Class, Madrasah Qudsiyyah
Implementasi Bimbingan Belajar Mengulang Kelas dalam Menumbuhkan Kemampuan Akademik Siswa Baru di Madrasah Qudsiyyah Kudus Moh Anwar Yasfin; Ahmad Nilnal Munachifdlil Ula
Konseling Edukasi : Journal Of Guidance and Counseling Vol 5, No 1 (2021): Konseling Edukasi : Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v5i1.9899

Abstract

Implementation of Class Repetition Guidance in Developing Academic Ability of New Students at Madrasah Qudsiyyah Kudus. This study aims to describe the implementation of repeating class tutoring in growing the academic abilities of new students at Madrasah Qudsiyyah Kudus. This study uses Field Research Methods (field research) with qualitative descriptive analysis techniques. The research data collected was then analyzed using a deductive approach and an inductive approach. The results showed that first, the guidance process in repeating classes for new students entering the Madrasah Qudsiyyah Kudus was that when they wanted to enter the Madrasah Tsanawiyah level, they had to repeat the first class in MI class voluntarily, even though they had graduated from SD or MI. Second, the tutoring for repeating the classes carried out at Madrasah Qudsiyyah is by grouping according to their abilities. Fourth, the tutoring model for repeating classes at Madrasah Qudsiyyah is carried out in groups by forming a separate curriculum which can focus on the basic salafiyah curriculum as a provision of salafiyah material at an advanced level. Fifth, this basic salafiyah guidance material is carried out by all teachers, not only burdened by counselors.Keywords: Guidance, Repeating Class, Madrasah Qudsiyyah
Student Adjustment in Undertaking Online Learning Moh Anwar Yasfin
Konseling Edukasi : Journal Of Guidance and Counseling Vol 6, No 1 (2022): Konseling Edukasi : Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v6i1.17044

Abstract

Student Adjustment in Undertaking Online Learning. This study aims to reveal the Problems of Student Adjustment in Undertaking Online Learning. Research on the Problems of Student Adjustment in Undertaking Online Learning was carried out using a qualitative approach with the type of field research with data collection techniques using Interview, Observation and Documentation Techniques. The research subjects or informants in this research are students and lecturers of IAIN Kudus. The results showed that when they first took online lectures, students could not adapt because they had not found a way to make this lecture not boring. However, with the passage of time and have gotten used to learning online at home. The form of student adaptability in undergoing lectures from always being active to being absent online, listening, and responding to material in every online lecture. In addition, there are also students who have not been able to adapt to undergoing online lectures, because online lectures only look at cellphones and laptops and without any interaction between friends or with lecturers, besides that students feel that for some courses there must also be practice and direct explanations from the lecturer.Keywords: Adjustment, Student, Online Learning
Edukasi Seksual Islami di MA NU Miftahul Falah Dawe Kudus Yasfin, Moh Anwar; Munachifdlil 'Ula, Ahmad NIlnal
Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 6, No 2 (2022): Community Development: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/cdjpmi.v6i2.16723

Abstract

Edukasi seksual islami bagi remaja sangat penting adanya sebagai antisipasi perilaku menyimpang. Selain itu edukasi seksual mampu mengetahui perilaku seksual yang positif serta bagaimana remaja merespon ketahanan psikologis yang sedang dialami. Dampak edukasi seksual bagi ketahanan psikologi remaja ialah terciptanya remaja yang memiliki perilaku seksual yang positif dan menciptakan ketahanan psikologis remaja. Olehkarenanya dalam hal ini penyuluhan edukasi seksual islami dilakukan terhadap siswa siswi MA NU Miftahul Falah. Metode yang dilaksanakan dalam penyuluhan ini adalah dengan memberikan wawsan serta diskusi terhadap siswa mengani topik edukasi seksual islami. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan edukasi seks bagi remaja guna mengetahui perilaku seksual positif dan ketahanan psikologis yang remaja alami, serta memotivasi remaja agar tidak melakukan pernikahan dini jika belum siap fisik dan mental. Hasilnya, Siswa MA NU Miftahul Falah Dawe memiliki pengetahuan tentang edukasi seksual islami cukup baik serta memiliki ketahanan psikologis yang baik.
Social Transformation Through Dhikr: Thoriqoh Naqsyabandiyah's Da'wah Strategy in Central Java Hamzawi, khotim; Yasfin, Moh Anwar
Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2025): Desember (In Press)
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ishlah.v7i2.493

Abstract

This study describes the da'wah strategy applied by Thoriqoh Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah in Central Java as a representation of Sufistic da'wah that is integrative and adaptive in responding to the challenges of modernity. This order not only focuses on the spiritual dimension through the internalization of dhikr khofi and the practice of muraqabah, but also implements a da'wah bil-hal approach, namely da'wah through concrete examples in the social sphere. Using a qualitative approach, data was collected through in-depth interviews, documentation studies, and participatory observation of the community of worshipers in the Demak area. The research findings indicate that the tarekat's da'wah strategy is built on the foundation of three main dimensions as proposed in Al-Bayanuni's theory: emotional-spiritual ('athifi), rational-intellectual ('aqli), and empirical-behavioral ('hissi) dimensions. Such strategies not only contribute to the formation of individual spiritual character, but also strengthen social solidarity and form an inclusive religious society. Another specialty of this Thoriqoh is its ability to contextualize Sufistic values with local culture, such as through the use of tembang macapat in dhikr activities and recitation assemblies. Thus, Thoriqoh Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah functions not only as a means of spiritual development, but also as a catalyst for social change that is transformative, contextual, and far-reaching in the midst of the diversity of Central Java society. Kajian ini menguraikan strategi dakwah yang diterapkan oleh Thoriqoh Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah di Jawa Tengah sebagai representasi dakwah sufistik yang bersifat integratif dan adaptif dalam merespons tantangan modernitas. Tarekat ini tidak hanya menitikberatkan pada dimensi spiritual melalui internalisasi dzikir khofi dan praktik muraqabah, tetapi juga mengimplementasikan pendekatan dakwah bil-hal, yakni dakwah melalui keteladanan konkret dalam ranah sosial. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, serta observasi partisipatif terhadap komunitas jamaah di wilayah Demak. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa strategi dakwah tarekat ini dibangun di atas fondasi tiga dimensi utama sebagaimana dikemukakan dalam teori Al-Bayanuni: dimensi emosional-spiritual (‘athifi), rasional-intelektual (‘aqli), dan dimensi empiris-perilaku (‘hissi). Strategi tersebut tidak hanya berkontribusi pada pembentukan karakter spiritual individu, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan membentuk masyarakat religius yang inklusif. Keistimewaan lain dari Thoriqoh ini adalah kemampuannya dalam mengontekstualisasikan nilai-nilai sufistik dengan budaya lokal, seperti melalui pemanfaatan tembang macapat dalam aktivitas dzikir dan majelis pengajian. Dengan demikian, Thoriqoh Naqsyabandiyah Al-Khalidiyah berfungsi tidak hanya sebagai sarana pembinaan spiritual, melainkan juga sebagai katalisator perubahan sosial yang transformatif, kontekstual, dan berdaya jangkau luas di tengah keberagaman masyarakat Jawa Tengah.