Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN BERBASIS SYARIAH BAGI KELOMPOK USAHA PERCETAKAN AUFA CREATIVE MEDIA DESA REJOSARI KECAMATAN DAWE,KABUPATEN KUDUS Ulva Rizky Mulyani; Diah Ayu Susanti; Ahmad Nilnal Munachifdlil Ula
Buletin Abdi Masyarakat Vol 3, No 1 (2022): Edisi Agustus 2022
Publisher : Universitas YPPI Rembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47686/bam.v3i1.503

Abstract

Kegiatan pelatihan laporan keuangan berbasis Syariah bagi kelompok usaha percetakan Aufa Desa Rejosari untuk dapat membuat laporan keuangan syariah hal ini bertujuan untuk melatih para generasi muda yang telah memiliki usaha dalam mempersiapkan dan memperbaiki dalam membuat laporan keuangan syariah. Dengan diselenggarakannya pengabdian ini dapat memberikan kontribusi kepada mitra dan membantu memberikan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan mitra dalam menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan perkembangan bisnis yang berbasis syariah, menuntut pula perkembangan pencatatan atas akuntansi dan laporan keuangan syariah. Agar informasi keuangan yang benar, jujur dan adil, meningkatkan kesadaran di kalangan intelektual muslim akan perlunya pengetahuan akuntansi yang Islami sehingga dapat mendukung kegiatan yang mitra jalankan dengan efisien dan efektif dengan basis syariah.     Kata Kunci : Laporan keuangan,Syariah,UMKM
KULINER JADUL EMPAT NEGERI: THE MANIFESTATION OF GUSJIGANG PHILOSOPHY IN BUKA LUWUR SUNAN KUDUS 1444 H Ahmad Nilnal Munachifdlil Ula; Mu’ayyadah Mu’ayyadah; Ulva Rizky Mulyani
Analisa: Journal of Social Science and Religion Vol 7, No 2 (2022): Analisa Journal of Social Science and Religion
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/analisa.v7i2.1782

Abstract

The background of this article is the preservation of the local tradition of Kudus which is the focus of attention. Buka Luwur is the tradition of uncovering the white robe of Sunan Kudus’s Tomb. Gusjigang that stands for ngaji (studying-learning), bagus (kind-good) pinter dagang (smart in business-trading) means good in reciting Quran and clever in trading. The culinary of Jadul Empat Negeri symbolizes myriad of values. This study aims to define the meaning of Gusjigang, and, to describe the relevance of “Kuliner Jadul Empat Negeri” in Buka Luwur Sunan Kudus ceremony to the Gusjigang philosophy.” The descriptive qualitative research method was applied in this article with the type of literature. Researcher answered the question formulation with data and content analysis obtained from library sources, including scientific and non-scientific journals. However, the researcher also conducted direct observations during the “Kuliner Jadul Empat Negeri” event. The results of the study indicate the meaning of Gusjigang serves as guidance for Kudus citizens in trading and studying learning on religious and secular matters. Furthermore, the meaning of “Kuliner Jadul Empat Negeri” is a manifestation of Sunan Kudus’ Gusjigang teachings. The relevance of the three is to interrelate the values contained in each focus. Work ethic, togetherness, brotherhood, and Islamic education are among these values. In conclusion, the event of culinary of Jadul Empat Negeri” symbolizes Gusjigang philosophical points in the Buka Luwur Sunan Kudus ceremony 1444 H.
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BAGI SISWA DISABILITAS TUNARUNGU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA (SMPLB) KALIWUNGU KUDUS Ahmad Nilnal Munachifdlil Ula; Mufida Fatimatuz Zahro
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 2 (2023): Volume 6 No. 2 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i2.17585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran pendidikan agama Islam bagi siswa tunarungu di SMPLB Kaliwungu Kudus dan faktor penghambat serta pendukung dalam pembelajaran PAI bagi siswa tunarungu di SMPLB Kaliwungu Kudus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan model penelitian lapangan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru dan siswa, yang dilakukan selama 1 bulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi, yaitu triangulasi sumber, triangulasi waktu, dan triangulasi teknis. Kesimpulan dari hasil penelitian yaitu, 1) pembelajaran PAI terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran, proses pembelajaran berupa metode membaca bibir (gerakan bibir) dan metode bahasa isyarat, dan evaluasi. 2) faktor penghambat pembelajaran yaitu sarana dan prasarana yang belum terpenuhi, kurangnya pengajar, kurangnya lulusan guru yang sesuai dengan bidang akademik SLB dan kondisi latar belakang ekonomi siswa, serta jarak yang ditempuh siswa dari lingkungan sekolah. Faktor pendukung meliputi dukungan materi dan non materil dari orang tua siswa, dukungan dari pemerintah dan kerjasama yang baik antara dewan guru dan warga sekolah lainnya.
PENDAMPINGAN JURU SEMBELIH HALAL BERBASIS ASUH DI RPH PUTRA BAROKAH JETIS KAPUAN KUDUS Krisnanda Krisnanda; Ahmad Nilnal Munachifdlil 'Ula; Ahmad Mukhlisin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17818

Abstract

PkM dalam bentuk pelatihan penyembelihan di rumah pemotongan hewan yang sesuai dengan prosedur halal dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Putra Barokah Desa Jetis Kapuan Kecamatan Jati Kabupaten Kudus. PkM tersebut bertujuan untuk memberikan pendampingan terhadap para juru sembelih hewan potong agar dapat menyembelih hewan sesuai dengan berbasis ASUH yaitu, aman, sehat, utuh, dan halal. Metode pendampingan dan pelatihan langsung di lapangan, diskusi kelompok, dan workshop digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para juru sembelih halal dalam penerapan proses pemotongan yang halal dan sesuai dengan standar produksi berbasis ASUH. Penelitian ini bekerja sama dengan rumah potong hewan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para juru sembelih. Diharapkan bahwa hasil dari program ini akan meningkatkan pemahaman dan keterampilan para juru sembelih halal dalam halal dan standar produksi, meningkatkan kualitas produk halal yang dihasilkan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan produk halal yang berkualitas. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada peningkatan kualitas produk halal secara keseluruhan dan memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk halal di pasar.
PENDAMPINGAN JURU SEMBELIH HALAL DI RPH PAK PUJI, DESA KARANGBENER, KECAMATAN BAE, KABUPATEN KUDUS Edris, Mochamad; Krisnanda, Krisnanda; Munachifdlil'ula, Ahmad Nilnal; Mukhlisin, Ahmad; Ashari, Ashari; Sholichin, Ahmad
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v6i2.1850

Abstract

Program pendampingan juru sembelih halal (Juleha) di rumah potong hewan (RPH) merupakan program yang dirancang untuk dapat meningkatkan pemahaman maupun keterampilan (skill) para juru sembelih halal (Juleha) dalam menyediakan dan mengimplementasikan produk halal di masyarakat. Adapun tujuan dari program pendampingan ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan (skill) juru sembelih halal dan  memastikan kehalalan dan kualitas produk terjaga guna memenuhi kebutuhan akan produk halal di masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memberikan pendampingan kepada juru sembelih halal (juleha) di RPH Pak Puji. Dalam implementasi produk halal di RPH akan berdampak pada kualitas dan kehalalan produk yang dihasilkan oleh RPH tersebut yang berujung produk tersebut dikonsumsi oleh masyarakat. Adapun program pendampingan juru sembeli halal (juleha) ini bekerja sama dengan RPH Pak Puji untuk memberikan pendampingan kepada juleha berbasi ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Hasil dari program pendampingan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan para Juleha dalam standar produksi halal, meningkatkan kualitas produk halal, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan produk halal yang berkualitas di masyarakat. Program pendampingan ini juga dapat memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk halal yang beredar di masyarakat, di mana para juru sembelih halal (juleha) telah memiliki pemahaman dan keterampilan terkait dengan penyediaan dan pengimplementasian produk halal.
KULINER JADUL EMPAT NEGERI: THE MANIFESTATION OF GUSJIGANG PHILOSOPHY IN BUKA LUWUR SUNAN KUDUS 1444 H Munachifdlil Ula, Ahmad Nilnal; Mu’ayyadah, Mu’ayyadah; Mulyani, Ulva Rizky
Analisa: Journal of Social Science and Religion Vol 7, No 2 (2022): Analisa: Journal of Social Science and Religion
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/analisa.v7i2.1782

Abstract

The background of this article is the preservation of the local tradition of Kudus which is the focus of attention. Buka Luwur is the tradition of uncovering the white robe of Sunan Kudus’s Tomb. Gusjigang that stands for ngaji (studying-learning), bagus (kind-good) pinter dagang (smart in business-trading) means good in reciting Quran and clever in trading. The culinary of Jadul Empat Negeri symbolizes myriad of values. This study aims to define the meaning of Gusjigang, and, to describe the relevance of “Kuliner Jadul Empat Negeri” in Buka Luwur Sunan Kudus ceremony to the Gusjigang philosophy.” The descriptive qualitative research method was applied in this article with the type of literature. Researcher answered the question formulation with data and content analysis obtained from library sources, including scientific and non-scientific journals. However, the researcher also conducted direct observations during the “Kuliner Jadul Empat Negeri” event. The results of the study indicate the meaning of Gusjigang serves as guidance for Kudus citizens in trading and studying learning on religious and secular matters. Furthermore, the meaning of “Kuliner Jadul Empat Negeri” is a manifestation of Sunan Kudus’ Gusjigang teachings. The relevance of the three is to interrelate the values contained in each focus. Work ethic, togetherness, brotherhood, and Islamic education are among these values. In conclusion, the event of culinary of Jadul Empat Negeri” symbolizes Gusjigang philosophical points in the Buka Luwur Sunan Kudus ceremony 1444 H.
INNOVATION IN ISLAMIC EDUCATION: EFFECTIVE STRATEGY IN FORMING NOBLE MORALS OF THE YOUNG GENERATION Hidayati, Hanik; Munachifdlil ‘Ula, Ahmad Nilnal
JURNAL PENDIDIKAN GLASSER Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/glasser.v8i1.3180

Abstract

The young generation, which is supposed to be the figure behind the nation's progress, appears with daily behavior that ignores ethics and morals. Moral education is expected to be able to contribute in overcoming these problems, with moral education expected to be one of the strategies in shaping the morals of the younger generation. This research aims to identify innovative strategies in Islamic education. The research method used is qualitative by taking location in the Kudus City area, Central Java Province. The findings of this study confirm that Islamic education innovation can be an effective solution in shaping the character and morals of the younger generation, as well as answering the challenges of the times. The implications of the results of this study provide a strong basis for continuing to encourage innovative strategies in religious education, ensuring the continued relevance and effectiveness of Islamic education in the modern context
Optimalisasi Pembelajaran Agama Islam Melalui Penggunaan Media Interaktif Perspektif Guru Ula, Ahmad Nilnal Munachifdlil; Hidayati, Hanik
CENDEKIA: Jurnal Studi Keislaman Vol. 10 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Hasan Jufri Bawean

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37348/cendekia.v10i2.484

Abstract

Islamic Religious Education is an integral part of education that requires innovative and effective approaches. This study aims to optimize Islamic Religious Education through the use of interactive media from the perspective of teachers. The research method used is a case study involving ten Islamic Religious Education teachers in a secondary school in Indonesia. The results show that the use of interactive media in Islamic Religious Education can increase students' interest and understanding of the subject matter. The teachers involved in this study also indicate that the use of interactive media provides variation in teaching and helps achieve learning objectives more effectively. This study makes an important contribution to the development of more interactive and effective methods of Islamic Religious Education.
PENDAMPINGAN JURU SEMBELIH HALAL DI RPH PAK PUJI, DESA KARANGBENER, KECAMATAN BAE, KABUPATEN KUDUS Edris, Mochamad; Krisnanda, Krisnanda; Munachifdlil'ula, Ahmad Nilnal; Mukhlisin, Ahmad; Ashari, Ashari; Sholichin, Ahmad
Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Industri Kreatif dan Kewirausahaan DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Sahid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/kewirausahaan.v6i2.1850

Abstract

Program pendampingan juru sembelih halal (Juleha) di rumah potong hewan (RPH) merupakan program yang dirancang untuk dapat meningkatkan pemahaman maupun keterampilan (skill) para juru sembelih halal (Juleha) dalam menyediakan dan mengimplementasikan produk halal di masyarakat. Adapun tujuan dari program pendampingan ini yaitu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan (skill) juru sembelih halal dan  memastikan kehalalan dan kualitas produk terjaga guna memenuhi kebutuhan akan produk halal di masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini memberikan pendampingan kepada juru sembelih halal (juleha) di RPH Pak Puji. Dalam implementasi produk halal di RPH akan berdampak pada kualitas dan kehalalan produk yang dihasilkan oleh RPH tersebut yang berujung produk tersebut dikonsumsi oleh masyarakat. Adapun program pendampingan juru sembeli halal (juleha) ini bekerja sama dengan RPH Pak Puji untuk memberikan pendampingan kepada juleha berbasi ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Hasil dari program pendampingan ini dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan para Juleha dalam standar produksi halal, meningkatkan kualitas produk halal, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan produk halal yang berkualitas di masyarakat. Program pendampingan ini juga dapat memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk halal yang beredar di masyarakat, di mana para juru sembelih halal (juleha) telah memiliki pemahaman dan keterampilan terkait dengan penyediaan dan pengimplementasian produk halal.
Harmoni Sosial dalam Perspektif Islam: Tinjauan Terhadap Masyarakat Kontemporer Ula, Ahmad Nilnal Munachifdlil; Hidayati, Hanik
Jurnal Keislaman Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Keislaman
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54298/jk.v7i1.252

Abstract

This study aims to explore the dynamics of social harmony in the perspective of Islam in contemporary society, considering the influence of global contexts and technological developments. A deep understanding of the religious values of Islam, active involvement in religious activities, and contributions to social activities are the focus of the study. The research method uses a qualitative approach by collecting data through religious literature studies, analyzing government regulations related to social harmony, and direct observation of the social dynamics of contemporary society. The data is then analyzed qualitatively to identify patterns in maintaining social harmony. The results show that understanding religious teachings is the main foundation for maintaining harmony, while active involvement in religious activities and contributions to social activities play a crucial role in forming harmonious social relationships. Challenges related to differences in religious understanding and the impact of global contexts and technological developments highlight the complexity of maintaining social harmony. As a recommendation, this study emphasizes the need for inclusive religious education, promotion of active involvement in religious activities, and strengthening social activities as key steps. Strategies to adapt to global and technological changes are also identified as important steps to overcome these challenges. The conclusion of this study is expected to provide guidance for stakeholders in dealing with the complex dynamics of maintaining social harmony in the perspective of Islam in contemporary society that is constantly changing.