Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Pencapaian ASI Eksklusif melalui Pelatihan Kader dalam Peningkatan Efikasi Ibu dan Pembentukan KP ASI Idayati Idayati; Dina Mariana; Nurdiana Nurdiana; Hilmayanti Naja; Ketut Catur Anggerawati
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.432

Abstract

Rendahnya cakupan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih menjadi tantangan dalam upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan ASI eksklusif adalah rendahnya efikasi diri ibu serta terbatasnya dukungan sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemberdayaan kader dalam meningkatkan ASI Eksklusif, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang efikasi ibu menyusui dan memperkuat dukungan sosial melalui pembentukan komunitas pendukung ASI. Metode yang digunakan meliputi pelatihan kader dan pendampingan kader dalam melakukan edukasi, Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test terhadap pengetahuan dan obsevasi edukasi kader. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader sebelum dan setelah intervensi. Hasil lain yaitu terbentuk komunitas pendukung ASI yang berperan sebagai wadah bagi kader dalam menjaga semangat keberlangsungan tujuan diantara para anggota komunitas dan sekaligus sebagai wadah informasi dan dukungan emosional kepada ibu menyusui di lingkungan sekitar. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan kader dan pembentukan komunitas ASI dapat menjadi strategi efektif dan berkelanjutan dalam mendukung praktik pemberian ASI eksklusif di masyarakat. Pemberdayaan kader dan penguatan komunitas pendukung ASI berkontribusi nyata terhadap peningkatan efikasi ibu dan keberhasilan program ASI eksklusif di tingkat komunitas
THE RELATIONSHIP BETWEEN EARLY MARRIAGE AND THE INCIDENCE OF STUNTING Wahida Wahida; Idayati Idayati; Ajeng Hayuning Tiyas; Gusriani Gusriani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 15, No 2 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v15i2.10327

Abstract

Stunting is a chronic nutritional disorder influenced by multiple factors, including child marriage. West Sulawesi is one of the provinces in Indonesia with a high prevalence of both stunting and child marriage. This study aimed to examine the association between child marriage and stunting among children aged 23–59 months in Mamuju Regency. An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted involving 62 mothers selected through purposive sampling. Data were collected through interviews and anthropometric measurements and analyzed using the chi-square test and Odds Ratio (OR). The results showed no significant association between child marriage and stunting (p = 0.667; OR = 0.72; 95% CI: 0.16–3.27). These findings suggest that stunting is a multifactorial condition influenced by various determinants beyond child marriage, highlighting the need for a comprehensive approach to its prevention. The Technology Readiness Level (TRL) of this study was Level 2.