p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kuliner
Risa Panti Ariani
Pendidikan Seni Kuliner, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Substitusi Tepung Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas) Pada Muffin Sorgum (Sorghum bicolor) Ni Wayan Pina Cahyani; Risa Panti Ariani; Damiati
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas organoleptik muffin sorgum dengan substitusi tepung ubi jalar ungu. Penelitian menggunakan pendekatan dengan metode eksperimen. Penilaian kualitas organoleptik dilakukan melalui uji mutu hedonik oleh 24 panelis terlatih dalam indikator warna, aroma, tekstur, dan rasa menggunakan skala numerik, dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Formulasi yang diujikan yaitu muffin dengan komposisi 50 gram tepung sorgum, 30 gram tepung terigu, dengan 20 gram tepung ubi jalar ungu. Hasil penelitian menunjukkan pada aspek warna, muffin memiliki warna ungu muda memperoleh skor 4,33 dan warna yang merata memperoleh 4,63 dalam kategori sangat sesuai. Pada aspek aroma, aroma muffin memperoleh 4,58 dan aroma khas ubi jalar ungu memperoleh 4,25 dalam kategori sangat sesuai. Pada aspek tekstur, diperoleh nilai tertinggi pada tekstur empuk saat digigit memperoleh 4,75, tekstur lembut saat dikunyah memperoleh 4,58, serta tekstur tidak grainy memperoleh 4,46 dalam kategori sangat sesuai. Pada aspek rasa, rasa manis memperoleh 4,75, rasa gurih memperoleh 4,63, dan rasa khas tepung sorgum memperoleh 4,38 dalam kategori sangat sesuai, rasa khas tepung ubi jalar ungu memperoleh 4,21 dalam kategori sesuai. Secara keseluruhan, muffin sorgum dengan tepung ubi jalar ungu memiliki kualitas organoleptik yang sangat sesuai dengan kriteria.
Pengembangan Video Pembelajaran Keterampilan Bertanya Pada Mata Kuliah Pembelajaran Mikro Prodi PVSK Ni Putu Tania Sinta Dewi; Risa Panti Ariani; Ni Wayan Sukerti
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.117228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan media video pembelajaran keterampilan bertanya untuk mata kuliah pembelajaran mikro pada Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Penelitian ini merupakan penelitian Research And Development dengan model penelitian 4D. Teknik pengumpulan data yang di gunakan penyebaran angket yang diberikan kepada 2 orang ahli instrumen, 2 orang ahli materi, dan 2 orang ahli media dan desain pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, di mana data diolah dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media video pembelajaran keterampilan bertanya dilakukan dengan model 4D, yang terdiri dari beberapa tahapan penelitian yaitu: tahap pendefinisian (Define) ditemukan mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam merumuskan pertanyaan dan menerapkan keterampilan bertanya dalam pembelajaran; tahap perancangan (Design), meliputi penyusunan naskah video pembelajaran, pelaksanaan proses perekaman video pembelajaran serta proses editing video pembelajaran; tahap pengembangan (Development), dilakukan uji kelayakan media dengan hasil yang menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kategori “Sangat Layak”, dengan persentase ahli materi sebesar 97,9% serta ahli desain dan media pembelajaran sebesar 98,9%; tahap penyebaran (Disseminate), dilakukan dengan memberikan media kepada dosen pengampu mata kuliah dan dilakukan penyebaran media pembelajaran melalui flatform YouTube, di mana diperoleh data Engagement Rate (ER) sebesar  71,68% yang termasuk dalam kategori “Sangat Tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran keterampilan bertanya yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran yang efektif pada mata kuliah pembelajaran mikro.