p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kuliner
Ni Wayan Sukerti
Pendidikan Seni Kuliner, Universitas Pendidikan Ganesha, Singaraja Bali

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Motif Songket (Songke) Khas Manggarai Pada Roll Cake Kukus Maria Mayliana Kristiani; Ni Wayan Sukerti; Damiati
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115696

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan kualitas roll cake kukus motif songket (songke) khas Manggarai dari aspek warna, bentuk motif, dan tekstur; (2) mengetahui penerimaan konsumen terhadap penerapan motif songke khas Manggarai pada roll cake kukus yang dinilai dari aspek warna, motif, tekstur, dan rasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan dua tahap pengujian, yaitu uji kualitas yang dilakukan oleh dua orang dosen ahli desain serta uji penerimaan produk oleh 50 orang panelis. Hasil uji kualitas menunjukkan bahwa aspek warna memperoleh skor 5,0 dengan kategori "Sangat Baik". Motif wela kaweng, ntala, ranggong, dan mata manuk masing-masing memperoleh skor 5,0 dengan kategori "Sangat Baik". Motif wela runu mendapat skor 4,5 dengan kategori "Sangat Baik". Motif jok dan motif su'i mendapat skor 4,0 termasuk kategori "Baik", sedangkan keseluruhan motif memperoleh skor 4,6 dengan kategori "Sangat Baik". Aspek tekstur mendapat skor 4,5 dengan kategori "Sangat Baik". Hasil uji penerimaan konsumen menunjukkan respons yang sangat positif. Aspek warna memperoleh skor 4,68 dengan kategori "Sangat Suka". Motif jok mendapat skor 4,72, motif wela kaweng memperoleh skor 4,8, motif ntala 4,88, motif ranggong 4,8, motif wela runu 4,86, motif mata manuk 4,7, dan motif su'i 4,28. Keseluruhan motif memperoleh skor 4,72 dengan kategori "Sangat Suka". Aspek tekstur mendapat skor 4,4 dan aspek rasa memperoleh skor 4,8, keduanya termasuk kategori "Sangat Suka". Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan motif songket (songke) khas Manggarai pada roll cake kukus dinyatakan layak dan diterima oleh masyarakat.
Pengembangan Media Pembelajaran Flipbook Pada Materi Minuman Mocktail Di SMK N 1 Seririt Pada Kelas XI Kuliner Kadek Andi Krismawan; Ni Wayan Sukerti; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.115967

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tahapan pengembangan media pembelajaran Flipbook  dan (2) menguji validitas media pembelajaran Flipbook  pada materi minuman Mocktail di SMK Negeri 1 Seririt. Metode penelitian yang digunakan adalah Flipbook   Research and Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, Design, development, dan Disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 2 orang ahli materi dan 2 orang ahli media yang merupakan dosen dari Universitas Pendidikan Ganesha. Variabel dalam penelitian ini yaitu, media pembelajaran Flipbook pada materi minuman Mocktail untuk siswa kelas XI Kuliner di SMK Negeri 1 Seririt yang difokuskan pada tingkat kevalidan media. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan penyebaran instrumen kuesioner skala Likert. Data hasil penilaian para ahli dianalisis menggunakan rumus indeks kesepakatan pakar Gregory. Pada tahap define dilakukan analisis kebutuhan pembelajaran mandiri bagi siswa kelas XI Kuliner. Tahap Design dilakukan dengan menyusun draf materi dan rancangan visual media pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap development dilakukan pengujian validitas produk melalui evaluasi oleh ahli materi dan ahli media menggunakan instrumen kuesioner skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh kategori sangat valid dengan skor rata-rata sebesar 98,86% dari ahli materi dan 98,07% dari ahli media. Pada tahap Disseminate, produk akhir diserahkan kepada guru untuk digunakan dalam proses pembelajaran dan diimplementasikan sebagai sarana pembelajaran praktikum mandiri siswa. Berdasarkan hasil penelitian, media pembelajaran Flipbook  materi minuman Mocktail dinyatakan sangat valid digunakan sebagai media pembelajaran dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Video Pembelajaran Keterampilan Bertanya Pada Mata Kuliah Pembelajaran Mikro Prodi PVSK Ni Putu Tania Sinta Dewi; Risa Panti Ariani; Ni Wayan Sukerti
Jurnal Kuliner Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v6i2.117228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan media video pembelajaran keterampilan bertanya untuk mata kuliah pembelajaran mikro pada Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Penelitian ini merupakan penelitian Research And Development dengan model penelitian 4D. Teknik pengumpulan data yang di gunakan penyebaran angket yang diberikan kepada 2 orang ahli instrumen, 2 orang ahli materi, dan 2 orang ahli media dan desain pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, di mana data diolah dan disajikan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media video pembelajaran keterampilan bertanya dilakukan dengan model 4D, yang terdiri dari beberapa tahapan penelitian yaitu: tahap pendefinisian (Define) ditemukan mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam merumuskan pertanyaan dan menerapkan keterampilan bertanya dalam pembelajaran; tahap perancangan (Design), meliputi penyusunan naskah video pembelajaran, pelaksanaan proses perekaman video pembelajaran serta proses editing video pembelajaran; tahap pengembangan (Development), dilakukan uji kelayakan media dengan hasil yang menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kategori “Sangat Layak”, dengan persentase ahli materi sebesar 97,9% serta ahli desain dan media pembelajaran sebesar 98,9%; tahap penyebaran (Disseminate), dilakukan dengan memberikan media kepada dosen pengampu mata kuliah dan dilakukan penyebaran media pembelajaran melalui flatform YouTube, di mana diperoleh data Engagement Rate (ER) sebesar  71,68% yang termasuk dalam kategori “Sangat Tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran keterampilan bertanya yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran yang efektif pada mata kuliah pembelajaran mikro.