Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern, termasuk di lingkungan kerja. Kemudahan dalam mengakses, menerima, dan menyebarkan informasi melalui berbagai platform digital memberikan banyak manfaat dalam komunikasi dan pertukaran informasi. Namun, penggunaan media sosial yang tidak disertai pemahaman etika digital dan kemampuan verifikasi informasi dapat meningkatkan risiko penyebaran hoaks yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, konflik sosial, serta gangguan komunikasi di lingkungan kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman karyawan PT Perkasa Kabupaten Tegal mengenai etika bermedia sosial dan pencegahan penyebaran hoaks. Kegiatan diikuti oleh 27 karyawan dari divisi General Cleaning, Service, dan Security. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup etika bermedia sosial, dampak penyebaran hoaks, serta langkah-langkah sederhana dalam melakukan verifikasi informasi sebelum disebarkan kepada orang lain. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 64,0 pada pre-test menjadi 85,1 pada post-test, atau meningkat sebesar 21,1 poin. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan literasi digital peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih bijak, bertanggung jawab, dan produktif dalam memanfaatkan media sosial