Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman terminologi teknis bahasa Inggris dalam pembelajaran bola basket, terutama bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) yang kelak berperan sebagai calon pendidik, pelatih, atau praktisi olahraga. Istilah seperti dribbling, shooting, passing, pivot, lay-up, free throw, dan three-point shoot sering digunakan dalam instruksi, bahan ajar, video pembelajaran, serta komunikasi olahraga internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman dan persepsi mahasiswa PJKR terhadap terminologi teknis bahasa Inggris dalam pembelajaran bola basket. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain survei. Responden berjumlah 55 mahasiswa PJKR yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup yang terdiri atas butir pemahaman istilah dan butir persepsi terhadap penggunaan istilah bahasa Inggris. Data dianalisis menggunakan frekuensi, persentase, dan kategori deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh istilah berada pada kategori sangat tinggi. Istilah shooting, chest pass, overhead pass, dan lay-up memperoleh pemahaman tertinggi, sedangkan pivot, free throw, dan three-point shoot relatif lebih rendah. Mahasiswa juga memiliki persepsi positif terhadap penggunaan istilah bahasa Inggris karena dianggap mendukung kebutuhan akademik dan kepercayaan diri. Namun, sebagian mahasiswa tetap membutuhkan penjelasan dalam bahasa Indonesia. Dengan demikian, penggunaan terminologi teknis bahasa Inggris perlu dilakukan secara proporsional melalui padanan bahasa Indonesia, demonstrasi gerak, dan contoh situasi permainan secara kontekstual.