Infeksi cacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering ditemukan pada anak usia sekolah dasar, terutama di wilayah dengan sanitasi yang kurang memadai serta penerapan kebersihan diri yang belum optimal. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cacing parasit yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, tanah, atau tangan yang terkontaminasi telur cacing. Anak usia sekolah memiliki risiko lebih tinggi karena sering bermain di luar ruangan dan belum konsisten menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dampak infeksi cacingan tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga memengaruhi status gizi, pertumbuhan, daya tahan tubuh, konsentrasi, dan prestasi belajar anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan cacingan melalui edukasi kesehatan di SDN 200103 Kampung Marancar pada 10 Februari 2026. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi praktik cuci tangan, pembagian leaflet, permainan edukatif, serta diskusi interaktif. Materi mencakup penyebab, cara penularan, dampak, dan langkah pencegahan cacingan melalui penerapan PHBS. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa. Setelah mengikuti edukasi, siswa mampu menjelaskan penyebab dan penularan cacingan serta menunjukkan perilaku yang lebih baik dalam menjaga kebersihan diri. Edukasi kesehatan secara interaktif terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup bersih, sehingga perlu dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dalam menurunkan risiko infeksi cacingan pada anak usia sekolah dasar