Umar Mukhtar Siregar
Ilmu Komputer, Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMAHAMAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN JURUSAN MATEMATIKA TERHADAP PEMBAGIAN HARTA WARISAN DALAM ISLAM Sirlia Sahid; Sahara Lani Lestari; Dinda Syafitri; Kayla Amelia Putri; Umar Mukhtar Siregar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan literasi hukum waris Islam di kalangan umat Muslim, khususnya mahasiswa program studi non-agama, masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya teratasi. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat pemahaman mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Negeri Medan terhadap ketentuan faraidh dalam perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 30–50 responden Muslim melalui teknik purposive random sampling, serta pendalaman data melalui wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah memahami konsep dasar faraidh, sumber hukumnya dalam Al-Qur’an, dan prosedur umum pembagian harta warisan. Namun, masih terdapat kekurangan dalam memahami aspek teknis dan normatif, seperti mekanisme pengurangan biaya pengurusan jenazah dari harta pewaris serta kondisi yang dapat menyebabkan gugurnya hak kewarisan. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa cenderung masih bersifat konseptual dan belum sepenuhnya aplikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi materi faraidh secara lebih komprehensif dan praktis dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi menjadi langkah penting agar pemahaman hukum waris Islam dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan masyarakat.
KETAHANAN KELUARGA BERBASIS NILAI QUR’ANI: ANALISIS IMPLEMENTASI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA DIGITAL Muhammad Farrel Evan Yuri; Farzad Sahnadi Pasaribu; Arung Buana Subuh; Muhammad Hafif Naibaho; Umar Mukhtar Siregar
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis konsep ketahanan keluarga berbasis nilai-nilai Qur'ani serta implementasinya dalam menghadapi tantangan era digital. Keluarga saat ini menghadapi berbagai problematika, meliputi pergeseran nilai, meningkatnya angka perceraian, dan praktik pernikahan yang menyimpang dari syariat Islam. Melalui analisis jurnal nasional dan kajian hukum Islam kontemporer, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai Qur'ani seperti sakinah, mawaddah, rahmah, keadilan, tanggung jawab, dan musyawarah merupakan pilar fundamental ketahanan keluarga. Implementasinya mencakup pemenuhan hak dan kewajiban suami istri, pendidikan akhlak dalam keluarga, pengelolaan konflik secara bijaksana, serta penguatan komunikasi yang efektif. Namun, tantangan era digital seperti individualisme, konsumerisme, kemudahan akses informasi negatif, serta praktik pernikahan bermasalah termasuk pernikahan dini, beda agama, nikah siri, dan nikah wisata secara signifikan menghambat internalisasi nilai-nilai tersebut. Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan edukasi pranikah berbasis nilai Qur'ani dan peningkatan peran lembaga keagamaan dalam bimbingan keluarga. Penelitian ini terbatas pada analisis literatur dan memerlukan kajian empiris lebih lanjut untuk memvalidasi temuan dalam konteks masyarakat yang beragam