Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komunikasi Risiko Kebakaran Pada Fase Pra-Bencana Melalui Edukasi dan Simulasi Di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Banda Aceh Muhammad Nur Akmal; Annisa Sri Sugiarti; Risma Sunarty; Widya Soviana; Veri Yanti; Haya Atiqah
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 04 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebakaran merupakan bencana nonalam yang umumnya dipicu oleh human error dan berpotensi menimbulkan korban jiwa serta kerugian ekonomi terutama pada hunian vertikal seperti Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan penghuni Rusunawa terhadap kebakaran serta mengevaluasi komunikasi risiko melalui edukasi dan simulasi pada fase pra-bencana. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan observasi kualitatif di Rusunawa Peulanggahan Kota Banda Aceh melibatkan 51 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan penghuni berada pada kategori cukup dengan rata-rata jawaban benar sebesar 55,5%. Pengetahuan mengenai bahaya kebakaran relatif baik namun aspek kelembagaan dan pengalaman mengikuti edukasi masih rendah. Komunikasi risiko melalui edukasi dan simulasi berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman masyarakat tetapi penguatan kesiapsiagaan tetap memerlukan penyusunan SOP kebakaran, jalur evakuasi, tim tanggap darurat berbasis komunitas serta pelaksanaan edukasi dan simulasi secara berkala.
Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Melalui Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa Bumi di SMAN 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Widya Soviana; Muhammad Nur Akmal; Risma Sunarty; Aqsal Farhan
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.181

Abstract

Bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada Tahun 2004, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi masyarakat Aceh dan khususnya masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Besar. Lhoknga merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Aceh Besar yang berhadapan langsung dengan samudera Hindia berdampak paling parah terhadap bencana saat itu. Setelah 20 tahun bencana berlalu, memori terhadap bencana gempa bumi dan tsunami berangsur hilang di tengah-tengah masyarakat. Minimnya edukasi kebencanaan, terutama di sekolah mampu meningkatkan kerentanan siswa terhadap bahaya tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa SMAN 1 Lhoknga melalui penyuluhan, simulasi evakuasi, serta pemanfaatan poster mitigasi bencana. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan (koordinasi dan penyusunan media edukasi), pelaksanaan (sosialisasi, simulasi evakuasi, dan pemasangan poster), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap bencana gempa bumi dan prosedur penyelamatan diri dan penggunaan jalur evakuasi saat bencana terjadi. Program ini mendorong integrasi edukasi kebencanaan ke dalam kurikulum sekolah serta pengembangan model Sekolah Siaga Bencana di SMAN 1 Lhoknga. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi potensi gempa bumi.
Peningkatan Kesiapsiagaan Siswa Melalui Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa Bumi di SMAN 1 Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Widya Soviana; Muhammad Nur Akmal; Risma Sunarty; Aqsal Farhan
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Dedikasi 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dedikasi.v4i2.181

Abstract

Bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada Tahun 2004, menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi masyarakat Aceh dan khususnya masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Besar. Lhoknga merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Aceh Besar yang berhadapan langsung dengan samudera Hindia berdampak paling parah terhadap bencana saat itu. Setelah 20 tahun bencana berlalu, memori terhadap bencana gempa bumi dan tsunami berangsur hilang di tengah-tengah masyarakat. Minimnya edukasi kebencanaan, terutama di sekolah mampu meningkatkan kerentanan siswa terhadap bahaya tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa SMAN 1 Lhoknga melalui penyuluhan, simulasi evakuasi, serta pemanfaatan poster mitigasi bencana. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan (koordinasi dan penyusunan media edukasi), pelaksanaan (sosialisasi, simulasi evakuasi, dan pemasangan poster), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap bencana gempa bumi dan prosedur penyelamatan diri dan penggunaan jalur evakuasi saat bencana terjadi. Program ini mendorong integrasi edukasi kebencanaan ke dalam kurikulum sekolah serta pengembangan model Sekolah Siaga Bencana di SMAN 1 Lhoknga. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas kesiapsiagaan sekolah dalam menghadapi potensi gempa bumi.