Muhammad Iqbal Bustang Panre
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Dan Implementasi Aplikasi Pemetaan Lokasi ATM Di Kota Kendari Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) Muhammad Iqbal Bustang Panre; Muhammad Rezky Ananda; Muhammad Raihan Putra Khamil; Amar Adi Ismoyo; Nauval Nesya Ramadhan; Jumadil Nangi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/juritek.v5i2.4975

Abstract

Ketersediaan informasi lokasi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang akurat dan mudah diakses merupakan kebutuhan mendesak, khususnya di wilayah perkotaan seperti Kota Kendari. Permasalahan utama adalah belum tersedianya sistem digital terintegrasi yang mampu memetakan lokasi ATM dari berbagai bank secara menyeluruh, sehingga masyarakat kesulitan menemukan ATM terdekat dengan cepat dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi pemetaan lokasi ATM berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) yang dapat diakses melalui web atau perangkat mobile. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan geospasial, melalui pengumpulan data primer berupa koordinat ATM menggunakan GPS, serta data sekunder seperti peta wilayah administratif dan data perbankan. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak QGIS untuk memetakan persebaran ATM, menghitung kepadatan per kecamatan, dan mengidentifikasi area yang belum terlayani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ATM di Kota Kendari masih terkonsentrasi di wilayah pusat kota, sedangkan daerah pinggiran mengalami kekurangan layanan. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan fitur pencarian berdasarkan nama bank dan visualisasi peta interaktif yang user-friendly. Temuan ini membuktikan bahwa SIG merupakan pendekatan yang efektif dalam mendukung transformasi digital layanan publik dan dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang kebijakan distribusi layanan keuangan yang lebih merata di masa depan.