Norhidayat
UIN Antasari Banjarmasin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ENVIRONMENTAL ETHICS IN THE THOUGHT OF SAID NURSI: RELEVANCE TO THE ECOLOGICAL CRISIS IN SOUTH KALIMANTAN Izhar Muttakin; Norhidayat; Ahmad Mujahid
As-Sulthan Journal of Education Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : As-Sulthan Journal of Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The climate crisis in South Kalimantan represents not only an ecological breakdown but also a profound spiritual crisis caused by the loss of tawhidic consciousness in modern humanity. This study explores the relevance of Bediuzzaman Said Nursi’s thought to Islamic environmental ethics in the context of South Kalimantan’s ecological crisis. Using a theological-ecological approach through content analysis of Risale-i Nur and empirical data from BMKG, WALHI, and the Provincial Environmental Agency (DLH), this research demonstrates that Nursi’s ideas provide a conceptual foundation for an eco-spiritual ethics paradigm grounded in ecological tawhid, the trust of khalifah, and ukhuwah makhlukiyah (universal kinship of beings). From a Sufi perspective, nature is viewed as the Book of God (kitâbullâh), reflecting the Divine Names and functioning as a cosmic dhikr of creation. Hence, ecological degradation is understood as a manifestation of humanity’s spiritual failure to maintain divine balance. By integrating Sufi spirituality with Banjar local wisdom, this article expands the horizon of Islamic ecotheology from its Middle Eastern center toward a transformative and sustainable tropical Southeast Asian perspective.
AL-QUR’AN DAN TASAWUF SEBAGAI SOLUSI KETAHANAN MENTAL DALAM MENGHADAPI FENOMENA JUDI ONLINE PADA MASYARAKAT Muhammad Syuhrawardi; Norhidayat; Ahmad Mujahid
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1556

Abstract

Fenomena judi online (judol) telah menjadi masalah lintas generasi yang serius, ditandai dengan peningkatan prevalensi signifikan dan dampak negatif luas, mulai dari kerugian finansial, stres, depresi, hingga paparan pada anak-anak usia di bawah 10 tahun. Studi kepustakaan ini mengusulkan solusi ketahanan mental yang bersifat preventif dan kuratif, berakar pada perspektif Al-Qur’an dan tasawuf, khususnya melalui telaah Tafsir Ibn 'Ajībah. Solusi ini dirumuskan dalam akronim SAKTI (Sabar, Awas, Kasb, Takziyah, dan Ingat). Sabar ditekankan untuk melawan sifat serakah (thama’) dan menolak godaan kekayaan instan; Awas (Muraqabah dan Muhasabah) bertujuan membangun kesadaran diawasi Allah (wa huwa ma'akum ayna ma kuntum) untuk mencegah perilaku tersembunyi judol dan mengarahkan pada rezeki yang diperoleh secara bertahap; Kasb (Usaha Halal) menggantikan perolehan harta secara bathil (judi) dengan usaha yang sah, menjadikannya sebagai perdagangan spiritual yang mendekatkan diri kepada Kebenaran (al-Haqq); Takziyatun Nafs (Penyucian Jiwa) berfokus pada keberhasilan meraih keinginan dan terhindar dari kefasikan (judol) dengan memilih ketaatan ; dan terakhir, Ingat (Dzikrullah) adalah jalan untuk mencapai ketenangan hati sejati (iṭmi'nān), yang menggantikan kegelisahan (qalaq) dan ketergantungan pada materi yang cepat hilang dengan kekayaan spiritual (ghina). Melalui transformasi batin SAKTI, individu dapat membangun benteng spiritual yang kuat untuk menanggulangi dampak destruktif judi online.