Bhramastya Sandy Hargita
Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Politeknik Negeri Sriwijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Laut sebagai Sarana Pembebasan Diri: Kajian Ekofeminisme dalam Cerpen Sampan Zulaiha Karya Hasan Al Banna Tri Lande; Bhramastya Sandy Hargita
BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol. 14 No. 3 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi ekofeminisme dalam cerpen Sampan Zulaiha karya Hasan Al Banna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk menafsirkan simbol, relasi tokoh, dan makna ekologis dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan tiga representasi utama ekofeminisme, yaitu: laut sebagai ruang spiritual, tempat perlindungan, dan media pembebasan diri bagi perempuan; kekerasan patriarki terhadap tubuh perempuan dan alam; serta perlawanan perempuan melalui relasi ekologis. Temuan ini menegaskan bahwa penindasan terhadap perempuan dan eksploitasi alam memiliki akar ideologis yang sama, yakni patriarki. Melalui tokoh Zulaiha, laut dimaknai sebagai medium resistensi, pembebasan diri, dan kemandirian perempuan. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian ekofeminisme sastra Indonesia, khususnya dalam konteks sastra maritim, serta menegaskan sastra sebagai medium kritik sosial dan kesadaran ekologis berperspektif gender. Kata kunci: ekofeminisme; cerpen; pembebasan; perempuan; laut