Basastra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol. 14 No. 3 (2025): BASASTRA: JURNAL KAJIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Laut sebagai Sarana Pembebasan Diri: Kajian Ekofeminisme dalam Cerpen Sampan Zulaiha Karya Hasan Al Banna

Tri Lande (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. FBS, Universitas Negeri Medan)
Bhramastya Sandy Hargita (Teknik Mesin Produksi dan Perawatan, Politeknik Negeri Sriwijaya)



Article Info

Publish Date
11 Feb 2026

Abstract

  Penelitian ini bertujuan mengungkap representasi ekofeminisme dalam cerpen Sampan Zulaiha karya Hasan Al Banna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi untuk menafsirkan simbol, relasi tokoh, dan makna ekologis dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan tiga representasi utama ekofeminisme, yaitu: laut sebagai ruang spiritual, tempat perlindungan, dan media pembebasan diri bagi perempuan; kekerasan patriarki terhadap tubuh perempuan dan alam; serta perlawanan perempuan melalui relasi ekologis. Temuan ini menegaskan bahwa penindasan terhadap perempuan dan eksploitasi alam memiliki akar ideologis yang sama, yakni patriarki. Melalui tokoh Zulaiha, laut dimaknai sebagai medium resistensi, pembebasan diri, dan kemandirian perempuan. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi memperkaya kajian ekofeminisme sastra Indonesia, khususnya dalam konteks sastra maritim, serta menegaskan sastra sebagai medium kritik sosial dan kesadaran ekologis berperspektif gender. Kata kunci: ekofeminisme; cerpen; pembebasan; perempuan; laut

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

basastra

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Basastra MENU Focus and Scope Flag Counter web analytics View My Stats OPEN JOURNAL SYSTEMS Journal Help USER You are logged in as... basastra My Journals My Profile Log Out INFORMATION For Readers For Authors For Librarians HOME ABOUT USER HOME SEARCH CURRENT ARCHIVES FOCUS & SCOPE CONTACT ...