Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Dimensi Spiritual dalam Akuntansi Syariah: Studi Konseptual atas Nilai Tambah Syariah Baso R; Muhammad Wahyuddin Abdullah; Amiruddin K; Sumarni S
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.9387

Abstract

Konsep nilai tambah syariah menawarkan pendekatan komprehensif dalam akuntansi Islami dengan mengintegrasikan dimensi spiritual dan material berdasarkan nilai-nilai Qur’ani. Artikel ini merupakan kajian konseptual yang bertujuan menggali peran nilai Qur’ani dalam memperkaya kerangka nilai tambah syariah untuk mencapai keseimbangan hidup yang holistik. Melalui studi pustaka, artikel ini mengidentifikasi prinsip-prinsip Qur’ani seperti keadilan, amanah, dan keseimbangan sebagai fondasi moral dalam pengelolaan nilai tambah, baik secara ekonomi maupun spiritual. Nilai tambah syariah tidak hanya mengukur keberhasilan material, tetapi juga kontribusi terhadap kesejahteraan sosial dan tanggung jawab kepada Allah SWT. Dengan demikian, integrasi ini memperkuat posisi akuntansi syariah sebagai sistem etis yang mampu menjawab tantangan modern tanpa mengabaikan tujuan akhir kehidupan. Kajian ini memberikan sumbangsih konseptual untuk pengembangan sistem pelaporan syariah yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan
Sistem Ekonomi Islam: Prinsip, Implementasi, dan Tantangannya di Dunia Modern Maulana Maulana; Jamaluddin Madjid; Amiruddin K; Mukhtar Galib
Jurnal Ilmiah Neraca : Ekonomi Bisnis, Manajemen, Akuntansi Vol. 8 No. 1 (2025): November 2024 - April 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi LPI Makasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56070/jinema.v8i1.171

Abstract

Keuangan Islam telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa dekade terakhir, dengan kemajuan teknologi yang menjadi katalis utama bagi perkembangan sektor tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi inovasi teknologi yang relevan dalam sistem keuangan Islam dan menganalisis peluang serta tantangan penerapannya. Teknologi seperti blockchain, kecerdasan buatan (AI), big data, dan mobile banking menawarkan peluang besar untuk meningkatkan inklusi keuangan, transparansi, efisiensi operasional, dan inovasi produk. Namun, penerapan teknologi ini menghadapi tantangan yang signifikan, termasuk kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Syariah, literasi digital yang rendah, masalah keamanan data, dan regulasi yang tidak memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan studi kasus. Temuan penelitian menyoroti potensi besar teknologi untuk mendukung pertumbuhan sektor keuangan Islam sambil mematuhi prinsip-prinsip Islam. Studi ini juga merekomendasikan pengembangan kebijakan yang mempromosikan transformasi digital, meningkatkan literasi teknologi, dan memperkuat regulasi untuk memastikan keberlanjutan sektor tersebut di era digital. Kata kunci: Keuangan Islam, teknologi, blockchain, kecerdasan buatan, inklusi keuangan
CONSUMER WILLINGNESS IN ONLINE BUYING AND SELLING TRANSACTIONS IN MAKASSAR CITY (Fiqhi Muamalah Analysis) Alimuddin Akib; Muslimin Muslimin; Muammar Bakri; Amiruddin K
International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3) Vol. 6 No. 2 (2026): International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije3.v6i2.496

Abstract

The development of information technology has driven changes in economic transaction patterns from conventional systems to digital systems through various online buying and selling platforms. This transformation provides convenience in transactions, but also raises various issues related to consumer willingness, information transparency, and the application of business ethics from the perspective of Islamic jurisprudence (fiqhi muamalah). This study aims to analyze consumer willingness in online buying and selling transactions in Makassar City based on the principles of Islamic jurisprudence (fiqhi muamalah). The study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation, documentation, and literature studies of consumers conducting online transactions. The results show that online buying and selling contracts have fulfilled the pillars and requirements of buying and selling according to Islamic jurisprudence (fiqhi muamalah), namely the presence of a seller and a buyer, the object of the transaction, the price, and the ijab qabul (consent) conducted through electronic media. In addition, transactions are carried out based on the principles of Islamic business ethics, which include honesty (as-sidq), trust, openness (at-tabliqh), justice, responsibility, and benefit, to encourage the formation of consumer willingness. The concept of willingness in online transactions also includes aspects of sharia permissibility, achievement of maqāṣid al-syarī'ah, and the use of qiyas in responding to developments in modern trade technology. Thus, online buying and selling practices in Makassar City are essentially in line with the principles of Islamic jurisprudence (fiqhi muamalah) as long as they are carried out honestly, transparently, fairly, and without elements of usury, gharar, or coercion.