Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Perilaku Pengguna Trotoar Terintegrasi dengan Metode Person-Centered Mapping: The End; Andi Besse Opu; Hasrydha Hasrydha
Dewantara Journal of Technology Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v6i1.314

Abstract

Trotoar adalah ruang di sisi jalan yang diciptakan khusus sebagai sarana untuk berjalan kaki sehingga rasa aman dan nyaman dapat terpenuhi. Di beberapa lokasi di Kota Makassar, Indonesia, terdapat banyak trotoar yang terintegrasi langsung dengan ruang terbuka seperti taman, dimana kondisi ini menciptakan pola perilaku pergerakan yang berbeda dengan perilaku pengguna trotoar pada umumnya.  Trotoar bertujuan untuk memfasilitasi kegiatan pejalan kaki, akan tetapi realita dilapangan tidak selalu sesuai dengan yang diharapkan. Sering kali pejalan kaki menemui hambatan diatas trotoar yang mengakibatkan kegiatan berjalan kaki menjadi terganggu. Penelitian ini mengidentifikasi perilaku pejalan kaki di trotoar yang terintegrasi dengan taman di Kota Makassar, Indonesia. Data dikumpulkan melalui literatur, wawancara, kuesioner, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik observasi berdasarkan indikator penelitian yang telah ditentukan dan menganalisisnya menggunakan teori pemetaan perilaku dalam hal ini Person-Centered Mapping yang berfokus pada pergerakan atau perilaku individu/kelompok tertentu dalam periode waktu. Temuan divalidasi melalui triangulasi sumber data yang melibatkan observasi, dokumentasi dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis perilaku di trotoar yang terintegrasi dengan taman. Hal ini cenderung bervariasi dan dipengaruhi oleh kondisi lingkungan trotoar itu sendiri berdasarkan penggunaannya sebagai wadah bagi kegiatan penjualan dan parkir kendaraan.    
Perancangan Closet Dua Lubang Untuk Anak Dan Dewasasebagai Inovasi Sanitasi Ramah Semua Usia Kastono Kastono; Hasrydha Hasrydha; The End; Gunawan Tari
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.451

Abstract

Fasilitas sanitasi perlu dirancang agar aman, mudah digunakan, mudah dibersihkan, serta sesuai dengan keragaman usia pengguna. Salah satu persoalan pada closet jongkok konvensional adalah penggunaan satu ukuran bukaan yang tidak selalu sesuai untuk anak dan dewasa. Penelitian ini bertujuan menghasilkan rancangan konseptual closet dua lubang yang mengintegrasikan fungsi sanitasi anak dan dewasa dalam satu unit, sekaligus mempertahankan prinsip keselamatan, kebersihan, efisiensi ruang, dan kemudahan pemeliharaan. Metode yang digunakan adalah penelitian perancangan berbasis research and development yang meliputi identifikasi kebutuhan, perumusan kriteria desain, pengembangan alternatif, pemodelan tiga dimensi, analisis fungsi, dan evaluasi konseptual terhadap aspek ergonomi serta sistem pembilasan. Rancangan menghasilkan satu unit closet dengan dimensi awal 600 × 500 × 250 mm, dua bukaan dengan diameter konseptual sekitar 125 mm untuk dewasa dan 70 mm untuk anak, permukaan pijakan anti-slip, serta sistem pembilasan dual flush 3 L/6 L. Sistem aliran pada gambar rancangan dilengkapi jalur pembilas dan water seal/S-trap untuk membantu mengendalikan bau dan membatasi masuknya serangga atau gas dari saluran pembuangan. Hasil perancangan menunjukkan bahwa konfigurasi dua bukaan dalam satu unit berpotensi meningkatkan fleksibilitas penggunaan keluarga, menghemat ruang dibanding dua unit terpisah, dan memberi peluang pengembangan produk sanitasi yang lebih inklusif. Namun, dimensi yang disajikan masih merupakan spesifikasi desain awal dan perlu divalidasi melalui prototipe, uji ergonomi anak-dewasa, uji hidraulik, uji kebocoran, uji stabilitas, serta uji kebersihan sebelum produksi massal.