Dina Yerisla Gokhanna Tindaon
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Analisis antara EPS, Inflasi, dan Kinerja Keuangan Terhadap Return Saham pada Kondisi Ekonomi Perbankan di Indonesia Periode 2020-2024 Dina Yerisla Gokhanna Tindaon; Anna Maria Sitorus; Tantri Octora Dwi Syah Putri; Zuwina Miraza
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 5: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i5.17079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Earning Per Share (EPS), Inflasi, dan Kinerja Keuangan terhadap Return Saham pada sektor perbankan di Indonesia. Industri perbankan dipilih karena peran krusialnya sebagai motor penggerak ekonomi nasional dan otoritas moneter melalui bank Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kauntitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Teknik analisis data meliputi uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji t (parsial) dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel EPS memiliki pengaruh negatif terhadap return saham dengan koefisien -0,034, yang mengindikasikan bahwa peningkatan EPS tidak selalu di respons positif oleh pasar. Variabel inflasi juga berpengaruh negatif (koefisien -0,888), mempertegas bahwa lonjakan inflasi cenderung menekan tingkat pengembalian saham perbankan. Demikian pula dengan Kinerja Keuangan yang menunjukkan pengaruh negatif secara parsial. Namun, hasil pengujian secara simultan membuktikan bahwa EPS, Inflasi, dan Kinerja Keuangan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Return Saham dengan nilai signifikansi 0,035 < 0,05. Kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi return saham dalam penelitian ini adalah sebesar 23,6%.