Aldila Dyas Nurfitri
UIN Walisongo Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Dynamics of Self-Esteem in Facing the Duck Syndrome Phenomenon Among University Students Ummu Hafadzoh Az Zahra; Ikhrom -; Aldila Dyas Nurfitri
Psikologi Prima Vol. 8 No. 1 (2025): Psikologi Prima
Publisher : unprimdn.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/psychoprima.v8i1.7037

Abstract

Issues regarding the phenomenon of duck syndrome are increasingly prevalent among university students, where individuals appear calm on the surface but experience significant mental distress. The purpose of this study was to explore the impact of duck syndrome on college students' self-esteem and identify factors that lead to increased levels of anxiety, low self-efficacy, and depression. The method used was qualitative research with primary data collection through online interviews with 10 active university students from two target regions, West Java and Central Java. The results showed that students who face high academic pressure, heavy social expectations, and negative influence from social media tend to experience duck syndrome, which causes low self-esteem, increased anxiety, and depressive symptoms.
Proses Adaptasi Sosial Pasien dengan Gangguan Depresi dalam Lingkungan Rumah Sakit Naily Yusriyah; Aldila Dyas Nurfitri; Puri Yogyantoro
Jiwara: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Darul Faizin Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67755/jiwara.v1i2.166

Abstract

Gangguan depresi sering kali disertai penurunan fungsi sosial yang berdampak pada kemampuan individu dalam berinteraksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses adaptasi sosial pasien dengan gangguan depresi selama menjalani rawat inap di rumah sakit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus terhadap satu pasien depresi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi rekam medis. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi sosial berlangsung secara bertahap, dimulai dari keterkejutan terhadap lingkungan dan aturan bangsal, munculnya perasaan kesepian, hingga kemampuan membangun hubungan sosial dengan pasien lain. Dukungan sosial dari keluarga, teman sebangsal, dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan adaptasi. Selain itu, motivasi untuk sembuh, penerimaan terhadap kondisi diri, serta keterlibatan dalam kegiatan rehabilitasi turut memperkuat proses penyesuaian diri. Meskipun terdapat hambatan berupa kecemasan dan konflik interpersonal, subjek tetap mampu mempertahankan hubungan sosial yang positif dan memperoleh penerimaan dari lingkungan bangsal. Temuan ini menunjukkan bahwa adaptasi sosial pasien depresi merupakan proses yang dinamis dan dipengaruhi oleh faktor personal maupun lingkungan.