Anita Samperaung
Universitas Ngudi Waluyo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Akupresur dalam Menangani Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Nita Nurhandayani; Agit Wahyuningsih; Hasni; Tuti Puwasih; Linda Rustiyana; Rasida; Anita Samperaung; Kartika Sari
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 5 No. 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Emesis gravidarum is a common complaint experienced by pregnant women during the first trimester and can interfere with daily activities, potentially progressing to hyperemesis gravidarum if not managed appropriately. One non-pharmacological method that is safe, practical, and easy to perform independently is acupressure at the Pericardium 6 (PC6) point. However, limited knowledge and skills among pregnant women regarding this technique remain barriers to its utilization. This community service program aimed to improve the knowledge and skills of first-trimester pregnant women in managing emesis gravidarum through health education and hands-on training in PC6 acupressure. The activity involved 23 pregnant women, most of whom had a secondary education background (60.9%). The method of implementing the activity is counseling and demonstration or practice of acupressure at point P6, as well as evaluation through pretest and posttest. Results: Pretest results showed that 60.9% of participants had poor knowledge regarding PC6 acupressure for managing nausea and vomiting during pregnancy. Following the educational session and practical training, participants demonstrated a significant improvement in knowledge, with 82.6% achieving a good level of knowledge and no participants remaining in the poor knowledge category. Participants were also able to correctly demonstrate the PC6 acupressure technique and actively participated throughout the activity. The health education and training program on PC6 acupressure effectively improved the knowledge and skills of first-trimester pregnant women in managing emesis gravidarum independently. This program serves as a promising promotive and preventive intervention that can be integrated into Antenatal Care (ANC) services and Pregnancy Classes to support maternal health and self-care during pregnancy.   Abstrak Emesis gravidarum merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil pada trimester pertama dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta berisiko berkembang menjadi hiperemesis gravidarum apabila tidak ditangani dengan baik. Salah satu metode nonfarmakologis yang aman, mudah, dan dapat dilakukan secara mandiri adalah teknik akupresur pada titik Perikardium 6 (PC6). Namun, masih rendahnya pengetahuan dan keterampilan ibu hamil mengenai teknik ini menjadi salah satu hambatan dalam penanganan mual muntah selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester pertama dalam mengatasi emesis gravidarum melalui edukasi kesehatan dan pelatihan akupresur PC6. Kegiatan diikuti oleh 23 ibu hamil dengan mayoritas berpendidikan menengah (60,9%). Metode pelaksanaan kegiatan yakni penyuluhan dan demonstrasi atau praktek akupresur titik P6, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil: Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki tingkat pengetahuan kurang mengenai akupresur PC6 (60,9%). Setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan kategori baik sebesar 82,6%, serta tidak ada lagi peserta yang memiliki pengetahuan kurang. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan teknik akupresur PC6 dengan benar dan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Program edukasi kesehatan dan pelatihan akupresur PC6 efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester pertama dalam mengatasi emesis gravidarum secara mandiri. Kegiatan ini dapat menjadi upaya promotif dan preventif yang berpotensi diintegrasikan ke dalam pelayanan Antenatal Care (ANC) dan Kelas Ibu Hamil untuk mendukung kesehatan serta kemandirian ibu selama masa kehamilan.