Ekawati Ekawati
Occupational Safety and Health Department, Faculty of Public Health, Universitas Diponegoro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Emotional Burnout and Mental Health Predictors Among Female Preschool Teachers Ekawati Ekawati; Yuliani Setyaningsih; Ida Wahyuni; Bina Kurniawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 8 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v8i3.6978

Abstract

Introduction: Preschool teacher profession with the work demands of preschool female teachers with diverse characters is a challenge and a source of pressure that can lead to poor mental health and job burnout. This study was conducted to analyse factors associated with mental health and subjective job burnout. Methods: A cross-sectional study involving 37 female early childhood teachers in Semarang. Data were collected using a structured Google Form-based questionnaire containing questions regarding work capacity, such as age, weight, height, tenure, and marital status and analysed with descriptive statistics and chi-square test. Results: Most preschool female teachers experienced mental health 59.5% and subjective job burnout 37.8%. The results of the relationship test explained that there was a relationship between tenure and mental health (p=0.013). Conclusion: We showed that tenure of preschool female teachers is significantly associated with mental health. The provision of mental health management and fatigue prevention education are needed for both new and experienced teachers.
Studi Komparasi Sebelum dan Sesudah Implementasi Cek Kartu SOP dan Inspeksi terhadap Tingkat Kepatuhan Bekerja Aman pada Pekerja PT X Kota Semarang Laila Hidayatun Nur Rohmah; Hanifa Maher Denny; Ekawati Ekawati
Jurnal Riset Kesehatan Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jrkm.2025.27710

Abstract

Latar belakang: Kepatuhan terhadap keselamatan kerja di salah satu perusahaan di Semarang masih rendah, meskipun telah dilakukan pelatihan dan sosialisasi, terutama dalam penggunaan APD dan kepatuhan pada SOP bekerja secara aman. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kepatuhan pekerja terhadap praktik kerja aman sebelum dan sesudah implementasi program Pemeriksaan Kartu SOP dan Inspeksi, serta mengevaluasi efektivitasnya. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan desain deret waktu, melibatkan 26 pekerja bengkel sebagai sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan kartu SOP, dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepatuhan pekerja terhadap protokol keselamatan setelah intervensi. Pada minggu kedua, nilai p=0,725 (> α: 0,05) menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan, namun pada minggu 1, 3, dan 4, nilai p=0,000 (< α: 0,05) mengindikasikan perbedaan signifikan, sehingga H0 ditolak. Temuan inspeksi menunjukkan penurunan pelanggaran keselamatan dari enam pada minggu pertama menjadi satu pada minggu keempat. Pekerja juga semakin teliti mengisi kartu SOP. Simpulan: Program ini terbukti efektif meningkatkan kepatuhan dan mengurangi pelanggaran keselamatan, menegaskan pentingnya intervensi terstruktur untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman. Pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk mempertahankan hasil ini.