This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dieksis ID
Fitriya Husna
Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dekonstruksi Narasi Besar dalam Fiksi Ilmiah: Postmodernisme Lyotard terhadap Cerpen Ignoramus Karya Aveus Har Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Fitriya Husna
Jurnal Dieksis ID Vol. 6 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/dieksis.6.1.2026.1321

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pemahaman terhadap karya sastra kontemporer yang merefleksikan perubahan cara pandang manusia modern terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan realitas kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cerpen Ignoramus karya Aveus Har melalui perspektif postmodernisme Jean-François Lyotard. Cerpen tersebut merepresentasikan kritik terhadap narasi besar (grand narrative) sains dan teknologi yang dianggap mampu menjelaskan serta mengendalikan kehidupan manusia. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis teks, penelitian ini menyoroti tiga aspek utama postmodernisme yang tercermin dalam cerpen, yaitu kritik terhadap narasi besar, pluralitas narasi, dan ketidakpastian masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama, Stephen, menjadi simbol manusia modern yang menuhankan sains, namun justru menghadapi kehancuran ekologis dan eksistensial akibat keyakinannya terhadap rasionalitas mutlak. Selain itu, cerpen menampilkan pluralitas narasi antara manusia bionik yang kehilangan makna hidup dan manusia beriman yang menemukan harapan di tengah kehancuran. Gambaran dunia yang rusak dan penuh ambiguitas menegaskan pandangan Lyotard bahwa kemajuan ilmu pengetahuan justru melahirkan ketidakpastian terhadap klaim kebenarannya sendiri. Dengan demikian, cerpen Ignoramus mencerminkan semangat postmodern yang menolak kebenaran tunggal dan mengakui keberagaman makna serta pengalaman manusia dalam menghadapi masa depan.