Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program pemberdayaan terhadap kesejahteraan masyarakat pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Gading Hijau, Ipanjar, Tunas Tanjung Harapan, dan Tanjung Harapan di Kabupaten Deli Serdang. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi program pelatihan, bantuan modal, pendampingan, dan partisipasi masyarakat, sedangkan variabel dependen adalah kesejahteraan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 137 responden yang merupakan anggota KTH. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan regresi linier berganda melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial program pelatihan, bantuan modal, pendampingan, dan partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Secara simultan, keempat variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan program pemberdayaan ditentukan oleh sinergi antara peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dukungan permodalan, pendampingan yang berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan program. Oleh karena itu, program pemberdayaan yang dilaksanakan secara terpadu dan berkelanjutan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian ekonomi anggota Kelompok Tani Hutan di Kabupaten Deli Serdang