Baiq Sarlita Kartiani
Program Studi Bimbingan Dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan Dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENARUH RATIONAL EMOTIVE THERAPY TERHADAP PERILAKU SELF-DESTRUCTIVE PADA REMAJA Rahayu Solehah; Mustakim Mustakim; Baiq Sarlita Kartiani
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v5i4.10924

Abstract

ABSTRACT Self-destructive behavior among students has become a psychological issue that requires serious attention because it may affect students’ emotional, social, and academic development at school. This phenomenon indicates the importance of guidance and counseling services that can help students transform negative thought patterns and behaviors into more rational and adaptive ones. This study aimed to determine the effect of Rational Emotive Therapy on students’ self-destructive behavior at SMPN 6 Mataram. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one group pretest-posttest model. The sampling technique used was purposive sampling, involving 9 students selected from a population of 60 students who demonstrated high levels of self-destructive behavior. Research data were collected using questionnaires as the primary instrument, while observation, interviews, and documentation were used as supporting data collection methods. Data analysis was conducted using the t-test. The results showed that the calculated t-value of 6.074 was higher than the t-table value of 2.306 at the 5% significance level (6.074 > 2.306), indicating that the alternative hypothesis was accepted. These findings demonstrate that the implementation of Rational Emotive Therapy was effective in reducing students’ tendencies toward self-destructive behavior through the development of more rational and positive thinking patterns. The implications of this study suggest that Rational Emotive Therapy can be utilized as an alternative guidance and counseling service to help students improve self-control and develop more adaptive behavioral adjustment within the school environment. ABSTRAK Perilaku self destructive pada siswa menjadi permasalahan psikologis yang perlu mendapatkan perhatian karena dapat berdampak pada kondisi emosional, sosial, dan perkembangan belajar siswa di sekolah. Fenomena ini menunjukkan pentingnya layanan bimbingan dan konseling yang mampu membantu siswa mengubah pola pikir dan perilaku negatif menjadi lebih rasional dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Rational Emotive Therapy terhadap perilaku self destructive siswa di SMPN 6 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui model one group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 9 siswa dari populasi 60 siswa yang memiliki tingkat perilaku self destructive tinggi. Data penelitian dikumpulkan menggunakan angket sebagai instrumen utama, sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai t hitung sebesar 6,074 lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 2,306 pada taraf signifikansi 5% (6,074 > 2,306), sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan Rational Emotive Therapy mampu membantu siswa mengurangi kecenderungan perilaku self destructive melalui perubahan pola pikir yang lebih rasional dan positif. Implikasi penelitian ini memperlihatkan bahwa Rational Emotive Therapy dapat digunakan sebagai salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa dalam mengembangkan kontrol diri dan penyesuaian perilaku yang lebih baik di lingkungan sekolah.
PENGARUH ROLE PLAYING TERHADAP SIKAP PERCAYA DIRI ANAK USIA DINI Dewi Handriyani; Mustakim Mustakim; Baiq Sarlita Kartiani
STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/strategi.v5i4.10963

Abstract

ABSTRACT Self-confidence is an important aspect of early childhood social-emotional development that needs to be fostered from an early age through active and enjoyable learning processes. However, in reality, there are still children who lack the courage to perform, experience difficulties in interacting, and are unable to express themselves optimally during classroom activities. This study aimed to determine the effect of the role-playing method on the self-confidence of early childhood students at PAUD Al Hidayah Kopang in the 2019/2020 academic year. This study employed a quantitative approach with a simple experimental design. The research subjects consisted of 20 children selected as the research sample. Data were collected through observations of children’s self-confidence behaviors before and after the implementation of the role-playing method, while data analysis was conducted using the t-test. The findings revealed that the t-count value of 2.185 was higher than the t-table value of 2.103 at a 5% significance level with 19 degrees of freedom. These findings indicate that the role-playing method had a positive effect on improving children’s self-confidence, particularly in terms of communication skills, willingness to perform in front of the class, and interaction with peers. Therefore, the role-playing method can be considered an effective alternative learning strategy to support the optimal social-emotional development of early childhood learners. ABSTRAK Rasa percaya diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional anak usia dini yang perlu dikembangkan sejak dini melalui proses pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Namun, pada kenyataannya masih terdapat anak yang kurang berani tampil, sulit berinteraksi, dan belum mampu mengekspresikan diri secara optimal dalam kegiatan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran terhadap rasa percaya diri anak usia dini di PAUD Al Hidayah Kopang Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen sederhana. Subjek penelitian berjumlah 20 anak yang dipilih sebagai sampel penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap perilaku percaya diri anak sebelum dan sesudah penerapan metode bermain peran, sedangkan analisis data menggunakan uji t (t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 2,185 lebih besar dibandingkan ttabel sebesar 2,103 pada taraf signifikansi 5% dengan derajat kebebasan 19. Temuan tersebut menunjukkan bahwa metode bermain peran memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan rasa percaya diri anak, terutama dalam keberanian berkomunikasi, tampil di depan kelas, dan berinteraksi dengan teman sebaya. Dengan demikian, metode bermain peran dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak usia dini secara lebih optimal.