Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN KADER DALAM DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN RESIKO DIABETES MELLITUS TYPE II MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KESEHATAN: KEMAMPUAN KADER DALAM DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN RESIKO DIABETES MELLITUS TYPE II MELALUI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KESEHATAN Atti Yudiernawati; Tavip Dwi Wahyuni; Ju priyono
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 2 No 3 (2025): JPPMI -Oktober 2025
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v2i3.96

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) adalah salah satu penyakit yang berbahaya yang kerap disebut sebagai silent killer, DM merupakan salah satu masalah kesehatan yang besar. DM ditandai dengan hiperglisemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, sebagai uayapencegajan diperlukan pengendalian faktor-faktor resiko. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh Pendidikan dan pelatihan terhadap peningkatan kemampuan kader dalam deteksi dini dan pengendalian factor resiko untuk pencegahan DM type 2. Metode Penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan one group pre and post test desain, dengan jumlah subyek penelitian 40 orang, analisis data menggunakan uji Wilcoxon Berdasarhan hasil analisis data peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam deteksi dini dan pengensalian factor resiko untuk pencegahan DM type 2 dan H1 diterima artinya ada pengaruh Pendidikan dan pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini dan pengendalian factor resiko DM type 2 Berdasarkan hasil penelitian diperlukan tindak lanjut melalui pendampingan dan monitoring implementasi kader pada tatanan masyarakat
PEMBERDAYAAN SISWA SMK NU SUNAN AMPEL PONCOKUSUMO DALAM PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN RISIKO DIABETES MELLITUS: SISWA SMK NU SUNAN AMPEL PONCOKUSUMO DALAM PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN RISIKO DIABETES MELLITUS Tavip Dwi Wahyuni; Atti Yudiernawati; Pudji Suryani; Azis Setiawan; Jupri yono
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 2 No 4 (2026): JPPMI April 2026
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v2i4.120

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dalam promosi kesehatan pencegahan risiko diabetes mellitus. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan berbasis pemberdayaan siswa yang dilaksanakan selama 3 hari efektif ditambah 1 hari evaluasi, meliputi ceramah, diskusi, pre-test dan post-test, praktik keterampilan kelompok (pemeriksaan tanda vital dan antropometri, pemeriksaan gula darah, serta senam kaki), praktik mandiri, monitoring dan evaluasi pada bulan ke-1 dan ke-2, serta pembinaan pasca pelatihan melalui kunjungan dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 62,8% dari rata-rata 58,4 menjadi 95,1. Seluruh siswa (100%) mampu melakukan praktik keterampilan kelompok dengan baik, sementara 92% siswa menunjukkan kemandirian dalam melakukan edukasi pencegahan risiko diabetes mellitus. Monitoring menunjukkan 88% siswa masih aktif pada bulan ke-1 dan 82% pada bulan ke-2. Deteksi dini menemukan 15% siswa memiliki faktor risiko diabetes mellitus. Secara keseluruhan, kegiatan mencapai 90% dari indikator target yang ditetapkan. Simpulan dari kegiatan ini adalah metode pelatihan berbasis pemberdayaan siswa efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pencegahan risiko diabetes mellitus, sehingga program ini direkomendasikan untuk direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan melibatkan orang tua dan guru serta memperpanjang periode monitoring.
MODEL PROMOSI KESEHATAN BERBASIS PELATIHAN KADER DAMPAKNYA TERHADAP KOMPETENSI SKRINING DAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2: PROMOSI KESEHATAN BERBASIS PELATIHAN KADER DAMPAKNYA TERHADAP KOMPETENSI SKRINING DAN PENCEGAHAN DIABETES MELITUS TIPE 2 Tavip Dwi Wahyuni; Atti Yudiernawati; Pudji Suryani; Aziz Setiawan
JURNAL TEKNOLOGI KONSEPTUAL DESAIN Vol 2 No 3 (2026): JTKD- Maret 2026
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1980/jurnalteknologikonseptualdesign.v2i3.109

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) meningkat secara global dan kader kesehatan berperan strategis dalam pencegahannya, namun kompetensinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model promosi kesehatan berbasis pelatihan kader menggunakan booklet terhadap peningkatan kompetensi skrining dan pencegahan DMT2 pada kader di PKM Rampal Celaket. Desain quasi-experimental one group pretest-posttest digunakan dengan sampel kader yang diambil secara total sampling. Intervensi berupa pendidikan dan pelatihan selama 2 hari dengan metode partisipatif. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: 72,5% kader masuk kategori baik untuk pengetahuan dan keterampilan setelah intervensi. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai *p* = 0,000 (pengetahuan) dan *p* = 0,005 (keterampilan). Kesimpulan: model ini efektif meningkatkan kompetensi kader. Diperlukan pelatihan berkelanjutan, supervisi puskesmas, dan kolaborasi multisektoral.