Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN SISWA SMK NU SUNAN AMPEL PONCOKUSUMO DALAM PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN RISIKO DIABETES MELLITUS: SISWA SMK NU SUNAN AMPEL PONCOKUSUMO DALAM PROMOSI KESEHATAN PENCEGAHAN RISIKO DIABETES MELLITUS Tavip Dwi Wahyuni; Atti Yudiernawati; Pudji Suryani; Azis Setiawan; Jupri yono
Jurnal Produk Pengabdian Masyarakat indonesia Vol 2 No 4 (2026): JPPMI April 2026
Publisher : CV.G-Techsolutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.810028/jppmi.v2i4.120

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan siswa SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo dalam promosi kesehatan pencegahan risiko diabetes mellitus. Metode yang digunakan adalah pendekatan pelatihan berbasis pemberdayaan siswa yang dilaksanakan selama 3 hari efektif ditambah 1 hari evaluasi, meliputi ceramah, diskusi, pre-test dan post-test, praktik keterampilan kelompok (pemeriksaan tanda vital dan antropometri, pemeriksaan gula darah, serta senam kaki), praktik mandiri, monitoring dan evaluasi pada bulan ke-1 dan ke-2, serta pembinaan pasca pelatihan melalui kunjungan dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 62,8% dari rata-rata 58,4 menjadi 95,1. Seluruh siswa (100%) mampu melakukan praktik keterampilan kelompok dengan baik, sementara 92% siswa menunjukkan kemandirian dalam melakukan edukasi pencegahan risiko diabetes mellitus. Monitoring menunjukkan 88% siswa masih aktif pada bulan ke-1 dan 82% pada bulan ke-2. Deteksi dini menemukan 15% siswa memiliki faktor risiko diabetes mellitus. Secara keseluruhan, kegiatan mencapai 90% dari indikator target yang ditetapkan. Simpulan dari kegiatan ini adalah metode pelatihan berbasis pemberdayaan siswa efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pencegahan risiko diabetes mellitus, sehingga program ini direkomendasikan untuk direplikasi di sekolah-sekolah lain dengan melibatkan orang tua dan guru serta memperpanjang periode monitoring.