Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS DI DESA BONTO BUNGA, KEC. MONCONGLOE, KAB. MAROS TAHUN 2025 Firmansyah Firmansyah; Ridwan Ridwan; Sudirman Sudirman
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying atau perundungan merupakan fenomena kekerasan yang menjadi permasalahan seriusdi lingkungan pendidikan Indonesia dengan dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental dan fisik korban. Data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menunjukkan peningkatan signifikan kasus kekerasan di satuan pendidikan dari 285 kasus pada tahun 2023 menjadi 573 kasus pada tahun 2024, dengan 31 persen merupakan kasus perundungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan penyuluhan tentang bahaya bullying dan pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros. Metode yang digunakan adalah field visit dengan mendatangi lokasi sasaran secara langsung. Kegiatan berlangsung selama 80 menit dengan dihadiri 53 peserta, meliputi penyampaian materi tentang definisi, jenis, dampak, serta pencegahan bullying, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi cek gula darah, kolesterol, asam urat, dan tekanan darah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai bullying dan langkah pencegahannya, serta teridentifikasinya empat kasus hasil pemeriksaan kesehatan abnormal yang diberikan rekomendasi penanganan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mencegah bullying dan menjaga kesehatan.
PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PELATIHAN MITIGASI BENCANA DAN PENYELAMATAN LAUT BERBASIS KOLABORASI LINTAS SEKTORAL DI PANTAI BABATOA, POLEWALI MANDAR Firmansyah Firmansyah; Dardin Dardin; Inriyani Inriyani
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 04 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat pesisir Pantai Babatoa, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar menghadapi kerentanan tinggi terhadap bahaya hidrometeorologi, gempa bumi pemicu tsunami, serta kecelakaan aktivitas kelautan, yang diperberat oleh rendahnya pengetahuan dan keterampilan tanggap darurat warga lokal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan, sikap, serta keterampilan teknis mitigasi dan evakuasi mandiri masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan pada 3 Mei 2026 melalui kolaborasi terintegrasi lintas sektoral bersama TNI, POLRI, SAR/BASARNAS, BPBD, Polairud, dan Civitas Akademika STIKes Bhayangkara Makassar. Metode pelaksanaan mencakup edukasi massal interaktif, peragaan pertolongan pertama pada kecelakaan laut (water rescue dan basic life support), serta simulasi jalur evakuasi gempa-tsunami. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test serta lembar observasi partisipasi aktif warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman kognitif warga mengenai rantai keselamatan dan tanggap bencana sebesar 42,1% (p < 0,001), diiringi terbentuknya kesadaran kolektif serta pemangkasan waktu respons evakuasi mandiri menjadi 7–9 menit. Kolaborasi multi-sektor ini terbukti efektif mengakselerasi transfer keterampilan teknis kegawatdaruratan bagi masyarakat rentan di kawasan pesisir