Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Digital Maturity Index (DMI) RME pada Satu Sehat Mobile di Puskesmas Pameumpeuk Kabupaten Garut Gugun Priyadi; Ida Sugiarti; Andi Suhenda; Fery Fadly; Dewi Lena
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22297

Abstract

Transformasi digital di bidang kesehatan menjadi prioritas Kementerian Kesehatan RI melalui penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis aplikasi Satu Sehat Mobile. Implementasi ini bertujuan meningkatkan integrasi data pasien, efisiensi pelayanan, serta keamanan informasi medis. Namun, penerapan di tingkat fasilitas kesehatan primer masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, literasi digital tenaga kesehatan, dan interoperabilitas sistem. Puskesmas Pameumpeuk Kabupaten Garut merupakan salah satu fasilitas yang mulai mengadopsi Satu Sehat Mobile, namun belum optimal dalam pemanfaatannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mendampingi tenaga kesehatan dalam menilai dan meningkatkan Digital Maturity Index (DMI) penerapan RME. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung penggunaan DMI untuk mengevaluasi kesiapan infrastruktur, kompetensi SDM, serta integrasi sistem. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman tenaga kesehatan mengenai indikator DMI, keterampilan penggunaan RME, serta kesadaran terhadap pentingnya keamanan data pasien. Kegiatan ini juga mendorong optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi kesehatan di Puskesmas Pameumpeuk, sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan pemerintah daerah. Diharapkan, pendampingan ini dapat berlanjut dengan evaluasi berkala serta penguatan kapasitas digital, sehingga implementasi RME di layanan primer semakin efektif, efisien, dan sesuai regulasi nasional.
SOSIALISASI SATUSEHAT MOBILE UNTUK AKSES REKAM MEDIS PERSONAL MASYARAKAT DI KELURAHAN BANTARSARI KOTA TASIKMALAYA Dewi Lena; Diana Barsasela; Ida Wahyuni; Fery Fadly
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/emass.v8i1.1206

Abstract

SATUSEHAT Mobile merupakan inovasi teknologi kesehatan digital yang dikembangkan Kementerian Kesehatan untuk mengintegrasikan data kesehatan dan mempermudah akses rekam medis personal masyarakat. Literasi digital yang masih rendah menjadi kendala optimalisasi pemanfaatan aplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang SATUSEHAT Mobile di Kelurahan Bantarsari, Kota Tasikmalaya, yang memiliki prevalensi hipertensi esensial tertinggi. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 dengan metode ceramah, tutorial, dan konsultasi teknis kepada 53 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan 10 pertanyaan terkait profil, kegunaan, dan fitur aplikasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dengan perolehan  nilai p value sebesar 0.001 yang maknanya ada perbedaan yang signifikan antara nilai pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi dilaksanakan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang akses rekam medis digital, khususnya untuk monitoring penyakit kronis seperti hipertensi. Diperlukan kontinuitas kegiatan serupa untuk menjangkau masyarakat lebih luas serta evaluasi pengalaman pengguna dalam pemanfaatan SATUSEHAT Mobile