Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Eco Warrior: Peningkatan Kesadaran dan Aksi Pengelolaan Sampah di Desa Cikoneng Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis Asep Yusup Hanapia; Jumri Jumri; Aso Sukarso; Jurni Hayati; Asep Muhammad Adam
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21278

Abstract

Urbanisasi dan pola konsumsi yang terus meningkat telah menyebabkan peningkatan dramatis dalam jumlah sampah di seluruh dunia, yang menimbulkan ancaman signifikan terhadap kelestarian lingkungan, kesehatan masyarakat, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Desa Cikoneng merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat yang berjarak 450 M dari pusat kecamatan, dan 9,5 KM dari pusat Kota Ciamis. Desa cikoneng memiliki penduduk yang padat dengan jumlah penduduk terbesar ketiga di Kecamatan Cikoneng yaitu sebanyak 7.608 jiwa dan berada dekat dengan pusat kota sehingga menghasilkan sampah rumah tangga yang cukup banyak. Sebagai upaya peduli dan cinta lingkungan, Desa Cikoneng berkomitmen penuh untuk memberdayakan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan membuat terminal sampah. Berdasarkan hasil diskusi dengan pengelola sampah, menyampaikan bahwa masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pemerintah desa. Pengelola sampah juga belum menemukan mekanisme pengumpulan sampah dari rumah tangga maupun dari industri secara efisien. Selain itu, belum terdapat payung hukum berupa perdes tentang pengelolaan sampah. Dengan adanya permasalahan tersebut kami bermaksud melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaaan sampah serta melakukan diskusi dengan pengola sampah, aparat desa, dan perwakilan masyarakat untuk menentukan mekanisme pengumpulan sampah yang efisien dan mengusulkan pembuatan perdes tentang pengelolaan sampah tersebut.
Analisis Sektor Unggulan di Kabupaten Gunungkidul Jurni Hayati; Asep Yusup Hanapia; Jumri Jumri; Aso Sukarso; Dwi Hastuti Lestari Komarlina; Asep Muhammad Adam
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 14, No 1 (2026): Transformasi Bisnis Berkelanjutan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v14i1.24147

Abstract

This study aims to identify basic and non-basic sectors, analyze competitive and less competitive sectors, and determine leading sectors in Gunungkidul Regency, Special Region of Yogyakarta Province. The study uses secondary data in the form of Gross Regional Domestic Product (GRDP) of Gunungkidul Regency and GRDP of Yogyakarta Special Region Province for the period 2021–2025 obtained from the Central Statistics Agency (BPS) of Yogyakarta Special Region Province. The analysis was conducted using the Static Location Quotient (SLQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), and overlay analysis methods. The results of the SLQ analysis indicate that there are seven basic sectors in Gunungkidul Regency, namely the agriculture, forestry, and fisheries sector; the mining and quarrying sector; the water supply, waste management, and recycling sector; the wholesale and retail trade sector; the transportation and warehousing sector; the government administration, defense, and mandatory social security sector; and other service sectors. Meanwhile, the results of the DLQ analysis indicate that there are twelve sectors that have competitive capabilities, namely the agriculture, forestry, and fisheries sector; mining and quarrying sector; manufacturing industry sector; water supply, waste management, waste, and recycling sector; wholesale and retail trade sector; information and communication sector; financial services and insurance sector; real estate sector; corporate services sector; education services sector; health services and social activities sector; and other service sectors. Based on the results of the overlay analysis, it can be concluded that Gunungkidul Regency has five leading sectors, namely the agriculture, forestry, and fisheries sector; mining and quarrying sector; water supply, waste management, waste, and recycling sector; wholesale and retail trade sector; and other service sectors.
OPTIMALISASI KUALITAS PENELITIAN MAHASISWA: PELATIHAN PENGELOLAAN METADATA DENGAN ZOTERO Galih Nugraha; Aso Sukarso; Dede Sri Rahayu; Asep Muhammad Adam; Nadya Ayu Lestari; Nadia Ulfa Agustin Hilman; Rizal Fahmi Syaiful
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 9 No 1 (2025): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v9i1.6251

Abstract

Pengelolaan referensi dan metadata sangat penting dalam meningkatkan kualitas penelitian mahasiswa. Namun, banyak mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun bibliografi yang akurat. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajemen referensi mahasiswa melalui aplikasi zotero. Pelatihan dilakukan dalam tiga tahap: penyampaian materi, praktik langsung, dan evaluasi, dengan pendekatan partisipatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepuasan peserta yang tinggi. Tantangan adopsi Zotero meliputi kurangnya integrasi dalam kurikulum atau topik matakuliah dan minimnya pelatihan formal. Oleh karena itu, diperlukan strategi berkelanjutan, seperti lokakarya rutin dan penyediaan sumber belajar tambahan, untuk meningkatkan efektivitas penggunaan Zotero.