Abstrak. Operasi penambangan bawah tanah memiliki tingkat risiko yang tinggi karena sangat rentan terhadap keruntuhan massa batuan. Untuk meminimalkan risiko tersebut, diperlukan penerapan sistem penyanggaan yang tepat, di mana ground control support system berfungsi sebagai lini pertahanan utama. Salah satu metode yang paling efektif dan ekonomis adalah penggunaan rock bolt (Grasselli, 2004), yang juga telah diterapkan oleh PT Nusa Halmahera Minerals dalam operasi bawah tanahnya. Pengambilan data dilakukan berdasarkan dua data yaitu data primer dan data sekunder. Data sekunder yang digunakan yaitu seperti data literatur ilmiah, dokumen teknik perusahaan, dan data geoteknik batuan dari hasil uji laboratorium serta pengujian lapangan sebelumnya. Dilanjut dengan data primer yaitu berupa lokasi pengujian, geometri rock bolt yang digunakan, hasil pull out test, dan hasil simulasi numerik. Setelah data cukup, maka dilakukan analisis data dari hasil modelling. Setelah dilakukan pengolahan data, didapatkan hasil bahwa sistem penyanggaan yang digunakan pada area penambangan penelitian sudah diterapkan dengan cukup baik, karena sistem penyanggaan yang digunakan oleh perusahaan mendapatkan strength reduction factor sebesar 8.05 dan nilai total displacement yang diperoleh yaitu sebesar 0,0156 m – 0,0536 m. Abstract. Underground mining operations carry a high level of risk due to their high susceptibility to rock mass collapse. To minimize this risk, the implementation of an appropriate support system is necessary, with the ground control support system serving as the primary line of defense. One of the most effective and economical methods is the use of rockbolts (Grasselli, 2004), which has also been implemented by PT Nusa Halmahera Minerals in its underground operations. Data collection was based on two sets of data: primary and secondary data. The secondary data used included scientific literature, company engineering documents, and rock geotechnical data from previous laboratory and field tests. The primary data consisted of the test location, the geometry of the rockbolts used, pull-out test results, and numerical simulation results. Once sufficient data was collected, the modeling results were analyzed. After data processing, the results showed that the support system used in the research mining area was implemented quite well. The company's support system achieved a strength reduction factor of 8.05 and a total displacement value of 0.0156 m – 0.0536 m.