Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POLA ASUH OPTIMAL MELALUI EDUKASI GIZI DI DAERAH PESISIR Mega Octamelia; Tri Astuti Sugiyatmi; Yeti Maretha; Selvia Febrianti; Teresia Suminta Rotua Situmorang
Borneo Community Health Service Journal VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/neotyce.v5i2.6341

Abstract

Status gizi didefinisikan sebagai keadaan fisiologis seseorang yang dihasilkan dari hubungan antara asupan dan kebutuhan zat gizi serta dari kemampuan tubuh untuk mencerna, menyerap, dan menggunakan zat gizi tersebut. Status gizi pada anak akan mempengaruhi kualitas hidup anak. Keadaan status gizi anak merupakan penentu keberhasilan pembangunan suatu negara atau Human Development Index (HDI).Anak usia satu hingga lima tahun berada pada tahap perkembangan yang rentan dan krusial ketika sel-sel otak mereka tumbuh dan berkembang lebih cepat daripada tahap pertumbuhan sebelumnya. Masalah gizi pada balita dapat mengakibatkan   gangguan   kesehatan   dan kesejahteraan balita.  Asupan makanan pada anak dapat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua secara umum atau oleh pola asuh secara khusus (misalnya praktik pengasuhan makanan). Pentingnya pengetahuan orang tua terhadap asupan makanan sehat dapat meningkatkan praktik pengasuhan anak sehingga berdampak pada pola makan dan perilaku makan anak. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari Identifikasi Kebutuhan, Perencanaan Kegiatan, Koordinasi dan Komunikasi, Penyusunan Materi dan Media Edukasi serta Pelaksanaan Kegiatan berupa penyuluhan tentang gizi dan pemberian makanan tambahan berupa telur. Kegiatan ini dilaksanakan di RT. 21 Tanjung Pasir, Kelurahan Mamburungan Timur. Peserta yang berpartisipasi sebanyak 25 peserta. Diakhir kegiatan peserta diberi kesempatan untuk bertanya terkait materi gizi yang telah disampaikan. Hasil evaluasi didapatkan bahwa topik yang disampaikan cukup menarik yang dapat dilihat dari antusias masyarakat yang terlibat saat sesi tanya jawab.