Ristiana Eryati
Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Jl. Gunung Tabur No 1, Samarinda, Kalimantan Timur, 75119

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Jenis dan Kelimpahan Mikroplastik  di Perairan Pantai Seraya, Kota Balikpapan Risnanda Maulia; Ristiana Eryati; Irwan Ramadhan Ritonga
Journal of Tropical Marine Science Vol 9 No 1 (2026): Journal of Tropical Marine Science
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jour.trop.mar.sci.v9i1.5326

Abstract

Microplastics in waters is one of the problems in the coastal and marine environment. One of the areas affected by microplastics in coastal areas is the tourism beach. The purpose of this study was to determine the type and abundance of microplastics in the waters. This research was conducted in April - January 2023 at Seraya Beach, Balikpapan City. The data collection method was descriptive quantitative by describing and calculating the total abundance of microplastics. Water sampling was conducted at the sea surface (0-50 cm) during low tide condition. The research data were analysed by counting the total number of microplastic particles found, grouped, and calculated the abundance of microplastics using Microsoft Ofiice Excel and SPSS software. It was found that the type of microplastics in Seraya Beach was fragments (4666 particles), followed by fibres (560 particles) and films (218 particles). The fragment type was the dominant microplastic type in Seraya Beach waters with a total of 4666 particles, followed by fibre (560 particles) and film (218 particles). A significant difference (p<0.05) was found between the abundance and type of microplastics in Seraya Beach waters. In general, the presence of microplastics in Seraya Beach is influenced by geographical location, tourist activities on the beach and historical factors.
ANALYSIS OF MICROPLASTIC ABUNDANCE IN THE DIGESTIVE TRACT OF FISH CAUGHT BY FISHERMEN IN THE PANGEMPANG WATERS OF EAST KALIMANTAN PROVINCE Muhammad Reza Rachman; Ristiana Eryati; Irwan Ramadhan Ritonga
Vol 15 No 5 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i5.1789

Abstract

Mikroplastik merupakan polutan berukuran < 5 mm yang umum ditemukan di sedimen, perairan dan biota perairan. Mikroplastik dapat masuk ke tubuh biota laut, salah satunya ikan. Pada saat ikan terpapar mikroplastik dikonsumsi manusia secara berlebihan mungkin dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan kelimpahan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan hasil tangkapan nelayan di perairan Pangempang, Muara Badak, Kalimantan Timur. Hubungan antara ukuran ikan dengan kandungan mikroplastik juga dinvestigasi di penelitian ini. Sampel ikan terdiri dari enam spesies ikan (bandeng, baronang, gerot - gerot, kakap, kue dan trakulu) yang dikumpulkan menggunakan metode random sampling. Analisis mikroplastik dilakukan melalui proses destruksi organik dengan H2O2 dan FeSO4, diikuti identifikasi mikroskopis. Ditemukan bahwa semua saluran pencernaan ikan mengandung mikroplastik, dengan jenis dominan adalah fiber (97,4%), diikuti film dan fragmen. Ikan baronang memiliki kelimpahan mikroplastik tertinggi (11,0 partikel/individu), sedangkan kakap bakau terendah (2,33 partikel/individu). Rata-rata kelimpahan pada omnivora (8,125) partikel/individu) lebih tinggi dibanding karnivora (5,2 partikel/individu). Terdapat hubungan yang sangat lemah antara ukuran (panjang dan berat) ikan dengan kelimpahan mikroplastik (r<0,3; p>0,05 pada omnivora, p<0,05 pada karnivora).