This Author published in this journals
All Journal Jurnal Perikanan
Irwan Ramadhan Ritonga
Oceanography Laboratory, Mulawarman University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALYSIS OF MICROPLASTIC ABUNDANCE IN THE DIGESTIVE TRACT OF FISH CAUGHT BY FISHERMEN IN THE PANGEMPANG WATERS OF EAST KALIMANTAN PROVINCE Muhammad Reza Rachman; Ristiana Eryati; Irwan Ramadhan Ritonga
Vol 15 No 5 (2025): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v15i5.1789

Abstract

Mikroplastik merupakan polutan berukuran < 5 mm yang umum ditemukan di sedimen, perairan dan biota perairan. Mikroplastik dapat masuk ke tubuh biota laut, salah satunya ikan. Pada saat ikan terpapar mikroplastik dikonsumsi manusia secara berlebihan mungkin dapat mempengaruhi kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan kelimpahan mikroplastik pada saluran pencernaan ikan hasil tangkapan nelayan di perairan Pangempang, Muara Badak, Kalimantan Timur. Hubungan antara ukuran ikan dengan kandungan mikroplastik juga dinvestigasi di penelitian ini. Sampel ikan terdiri dari enam spesies ikan (bandeng, baronang, gerot - gerot, kakap, kue dan trakulu) yang dikumpulkan menggunakan metode random sampling. Analisis mikroplastik dilakukan melalui proses destruksi organik dengan H2O2 dan FeSO4, diikuti identifikasi mikroskopis. Ditemukan bahwa semua saluran pencernaan ikan mengandung mikroplastik, dengan jenis dominan adalah fiber (97,4%), diikuti film dan fragmen. Ikan baronang memiliki kelimpahan mikroplastik tertinggi (11,0 partikel/individu), sedangkan kakap bakau terendah (2,33 partikel/individu). Rata-rata kelimpahan pada omnivora (8,125) partikel/individu) lebih tinggi dibanding karnivora (5,2 partikel/individu). Terdapat hubungan yang sangat lemah antara ukuran (panjang dan berat) ikan dengan kelimpahan mikroplastik (r<0,3; p>0,05 pada omnivora, p<0,05 pada karnivora).