Retno Sunu Astuti
S1 Administrasi Publik Kampus Rembang

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN SLEMAN Donny Adhi Kusuma; Dyah Lituhayu; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47455

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak optimal akan mengakibatkan terjadinya berbagai permasalahan salah satunya degradasi kualitas lingkungan hidup. Permasalahan pengelolaan sampah dialami Kabupaten Sleman, potensi timbulan sampah yang tidak sebanding dengan jumlah yang saat ini bisa dikelola di dua tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST). Diperlukan adanya strategi baru pengelolaan sampah untuk segera mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi terkini pada pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman dan merumuskan strategi berdasarkan pada analisis lingkungan internal dan eksternalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori perencanaan strategis yang dikemukakan oleh John. M. Bryson dengan teknik analisis menggunakan analisis SWOT untuk mengkaji kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta uji litmus guna merumuskan strategi yang tepat. Hasil dari penelitian ini ditemukan 13 isu strategis yang kemudian dilakukan uji litmus dan mendapatkan 3 isu yang bersifat strategis. Isu yang bersifat strategis bisa menjadi strategi pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman. Strategi pertama yang bisa dilakukan adalah pembangunan TPST skala kecil yang lebih banyak, membentuk tim bagian sarana dan prasarana, dan menyusun standar operasional prosedur saat terjadi darurat sampah
ANALISIS KINERJA KANTOR ATR/BPN DALAM PEMBUATAN SERTIFIKASI PERTANAHAN DI KOTA BEKASI Ferdiansyah Adha; Ari Subowo; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.46950

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan di Kantor ATR/BPN Kota Bekasi dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan pembuatan sertifikasi pertanahan di Kantor ATR / BPN Kota Bekasi. Pembuatan sertifikasi pertanahan masih belum mencapai yang ditentukan, maka hasil penerbitan kepada masyarakat jadi sedikit terhambat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan dan faktor-faktor yang menyebabkan belum tercapainya target pembuatan sertifikasi pertanahan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya penurunan capaian penerbitan sertifikasi pertanahan disebabkan kekurangan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan yang memumpuni, dan waktu penerbitan belum bisa sesuai dengan SOP yang ada dikarenakan harus ada pengecekan keabsahan data yang diperlukan ketelitian dalam mengverifikasi data yang diajukan pemohon, serta masih banyak data-data dari pemohon yang masih belum memenuhi syarat menjadi hambatan dalam penyelesaian pembuatan sertifikasi pertanahan. Penyelesaian kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan yang ada di Kantor BPN Kota Bekasi sudah cukup baik. Pelayanan yang diberikan belum baik masih ada hal yang perlu di evaluasi kembali agar lebih baik dengan penambahan pegawai yang memiliki kemampuan yang baik, serta mengevaluasi kembali waktu penerbitan sertifikasi pertanahan untuk meningkatkan produktivitas capaian yang ditentukan
STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN SLEMAN Donny Adhi Kusuma; Dyah Lituhayu; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.47456

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak optimal akan mengakibatkan terjadinya berbagai permasalahan salah satunya degradasi kualitas lingkungan hidup. Permasalahan pengelolaan sampah dialami Kabupaten Sleman, potensi timbulan sampah yang tidak sebanding dengan jumlah yang saat ini bisa dikelola di dua tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST). Diperlukan adanya strategi baru pengelolaan sampah untuk segera mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi terkini pada pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman dan merumuskan strategi berdasarkan pada analisis lingkungan internal dan eksternalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori perencanaan strategis yang dikemukakan oleh John. M. Bryson dengan teknik analisis menggunakan analisis SWOT untuk mengkaji kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, serta uji litmus guna merumuskan strategi yang tepat. Hasil dari penelitian ini ditemukan 13 isu strategis yang kemudian dilakukan uji litmus dan mendapatkan 3 isu yang bersifat strategis. Isu yang bersifat strategis bisa menjadi strategi pengelolaan sampah di Kabupaten Sleman. Strategi pertama yang bisa dilakukan adalah pembangunan TPST skala kecil yang lebih banyak, membentuk tim bagian sarana dan prasarana, dan menyusun standar operasional prosedur saat terjadi darurat sampah
ANALISIS KINERJA KANTOR ATR/BPN DALAM PEMBUATAN SERTIFIKASI PERTANAHAN DI KOTA BEKASI Ferdiansyah Adha; Ari Subowo; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.46949

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan di Kantor ATR/BPN Kota Bekasi dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan pembuatan sertifikasi pertanahan di Kantor ATR / BPN Kota Bekasi. Pembuatan sertifikasi pertanahan masih belum mencapai yang ditentukan, maka hasil penerbitan kepada masyarakat jadi sedikit terhambat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan dan faktor-faktor yang menyebabkan belum tercapainya target pembuatan sertifikasi pertanahan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya penurunan capaian penerbitan sertifikasi pertanahan disebabkan kekurangan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan yang memumpuni, dan waktu penerbitan belum bisa sesuai dengan SOP yang ada dikarenakan harus ada pengecekan keabsahan data yang diperlukan ketelitian dalam mengverifikasi data yang diajukan pemohon, serta masih banyak data-data dari pemohon yang masih belum memenuhi syarat menjadi hambatan dalam penyelesaian pembuatan sertifikasi pertanahan. Penyelesaian kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan yang ada di Kantor BPN Kota Bekasi sudah cukup baik. Pelayanan yang diberikan belum baik masih ada hal yang perlu di evaluasi kembali agar lebih baik dengan penambahan pegawai yang memiliki kemampuan yang baik, serta mengevaluasi kembali waktu penerbitan sertifikasi pertanahan untuk meningkatkan produktivitas capaian yang ditentukan
KINERJA KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK DI BIDANG KESEHATAN KABUPATEN REMBANG Vanni Melyiana; Dyah Lituhayu; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.46773

Abstract

Kabupaten Rembang dalam memenuhi hak kesehatan anak telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Masih adanya kasus kematian bayi, gizi buruk dan stuntig di Kabupaten Rembang mengindikasikan bahwa telah terjadi pelanggara atas hak kesehatan anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kinerja kebijakan perlindungan anak di Kabupaten Rembang serta menganalisis penghambatnya. Tipe penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, waaancara, dokumentasi, serta studi kepustakaan. Peneliti menggunakan fenomena angaka kematian bayi, gizi, buruk dan stunting untuk melihat kinerja kebijakan perlindungan anak di bidang kesehatan Kabupaten Rembang. Sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor kinerja kebijakan perlindungan anak di bidang kesehatan Kabupaten Rembang peneliti menggunakan model implementasi kesijakan top down menurut Van Meter Van Horn, Merilee S. Grindle, dan Richard Matland. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja kebijakan belum maksimal. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dukungan orang tua serta dukungan dari kelompok kepentingan. Saran yang direkomendasikan peneliti yaitu memanfaatkan ruang publik untuk kegiatan polindes dan menggunakan alat sederhana seperti meteran kain dan timbangan dapur untuk kegiatan posyandu, mengoptimalkan peran kader kesehatan dengan melatih mereka menjalankan tugas dasar bidan dan ahli gizi, mengadakan pelatihan berkelanjutan untuk kader kesehatan, melakukan sosialisasi dan pelatihan rutin tentang kesehatan ibu hamil, nutrisi anak, dan pencegahan stunting, serta meningkatkan advokasi dan komunikasi dengan LSM untuk mendapatkan dukungan dalam penanganan masalah kesehatan anak.
ANALISIS KINERJA KANTOR ATR/BPN DALAM PEMBUATAN SERTIFIKASI PERTANAHAN DI KOTA BEKASI Ferdiansyah Adha; Ari Subowo; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.46956

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan di Kantor ATR/BPN Kota Bekasi dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelayanan pembuatan sertifikasi pertanahan di Kantor ATR / BPN Kota Bekasi. Pembuatan sertifikasi pertanahan masih belum mencapai yang ditentukan, maka hasil penerbitan kepada masyarakat jadi sedikit terhambat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan dan faktor-faktor yang menyebabkan belum tercapainya target pembuatan sertifikasi pertanahan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terjadinya penurunan capaian penerbitan sertifikasi pertanahan disebabkan kekurangan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan yang memumpuni, dan waktu penerbitan belum bisa sesuai dengan SOP yang ada dikarenakan harus ada pengecekan keabsahan data yang diperlukan ketelitian dalam mengverifikasi data yang diajukan pemohon, serta masih banyak data-data dari pemohon yang masih belum memenuhi syarat menjadi hambatan dalam penyelesaian pembuatan sertifikasi pertanahan. Penyelesaian kinerja dalam pembuatan sertifikasi pertanahan yang ada di Kantor BPN Kota Bekasi sudah cukup baik. Pelayanan yang diberikan belum baik masih ada hal yang perlu di evaluasi kembali agar lebih baik dengan penambahan pegawai yang memiliki kemampuan yang baik, serta mengevaluasi kembali waktu penerbitan sertifikasi pertanahan untuk meningkatkan produktivitas capaian yang ditentukan
KINERJA KEBIJAKAN PERLINDUNGAN ANAK DI BIDANG KESEHATAN KABUPATEN REMBANG Vanni Melyiana; Dyah Lituhayu; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.46775

Abstract

Kabupaten Rembang dalam memenuhi hak kesehatan anak telah menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak. Masih adanya kasus kematian bayi, gizi buruk dan stuntig di Kabupaten Rembang mengindikasikan bahwa telah terjadi pelanggara atas hak kesehatan anak. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis kinerja kebijakan perlindungan anak di Kabupaten Rembang serta menganalisis penghambatnya. Tipe penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, waaancara, dokumentasi, serta studi kepustakaan. Peneliti menggunakan fenomena angaka kematian bayi, gizi, buruk dan stunting untuk melihat kinerja kebijakan perlindungan anak di bidang kesehatan Kabupaten Rembang. Sedangkan untuk mengetahui faktor-faktor kinerja kebijakan perlindungan anak di bidang kesehatan Kabupaten Rembang peneliti menggunakan model implementasi kesijakan top down menurut Van Meter Van Horn, Merilee S. Grindle, dan Richard Matland. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja kebijakan belum maksimal. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya sarana dan prasarana, sumber daya manusia, dukungan orang tua serta dukungan dari kelompok kepentingan. Saran yang direkomendasikan peneliti yaitu memanfaatkan ruang publik untuk kegiatan polindes dan menggunakan alat sederhana seperti meteran kain dan timbangan dapur untuk kegiatan posyandu, mengoptimalkan peran kader kesehatan dengan melatih mereka menjalankan tugas dasar bidan dan ahli gizi, mengadakan pelatihan berkelanjutan untuk kader kesehatan, melakukan sosialisasi dan pelatihan rutin tentang kesehatan ibu hamil, nutrisi anak, dan pencegahan stunting, serta meningkatkan advokasi dan komunikasi dengan LSM untuk mendapatkan dukungan dalam penanganan masalah kesehatan anak
EFEKTIVITAS PELAYANAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU DI DINAS PENDIDIKAN KOTA BEKASI Raden Alif Ristiawan Putra Putra; Ari Subowo; Retno Sunu Astuti
Journal of Management and Public Policy Vol 13, No 4: Oktober 2024
Publisher : Jurusan Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jppmr.v13i4.46913

Abstract

Efektivitas pelayanan penerimaan peserta didik baru secara online di Dinas Pendidikan Kota Bekasi masih dilaporkan belum efektif. PPDB online merupakan suatu sistem teknologi informasi yang dirancang untuk pelaksanaan PPDB secara online, yang dimulai dari pendataan, prapendaftaran, verifikasi, pendaftaran, seleksi, pengumuman hasil seleksi yang dilakukan dengan objektif, transparan, dan akuntabel. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat masalah-masalah dalam produksi, efisiensi, dan kepuasan dalam pelayanan PPDB secara online. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelayanan penerimaan peserta didik baru secara online di Dinas Pendidikan Kota Bekasi dan menganalisis faktor-faktor yang mendorong dan menghambat efektivitas pelayanan penerimaan peserta didik baru secara online di Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelayanan penerimaan peserta didik baru secara online sudah dapat dikatakan efektif namun tidak secara keseluruhan. Masih terdapat masalah titik koordinat yang belum berjalan dengan maksimal karena menggunakan aplikasi peta yang bukan milik instansi sehingga tidak dapat dikontrol dengan maksimal. Adapun faktor efektivitas pelayanan yang memperkuat, yaitu SDM berpengalaman, sistem real-time, dan sarana server serta provider yang memadai. Selain itu, terdapat faktor efektivitas pelayanan yang menghambat yaitu miskomunikasi masyarakat, media sosialisasi yang kurang relevan, dan sarana penentuan titik yang tidak bisa dikontrol langsung