Prisca Nada Nurcahyo
Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reinterpretasi Penjarian Cello pada Fantasia for Cello and Piano karya Joko Suprayitno & Sulistyo Utomo (Sebuah Studi Komparatif) Raden Dwityatama Darmasakti; Asep Hidayat Wirayudha; Prisca Nada Nurcahyo
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 19, No 1 (2025)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v19i1.15950

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang eksplorasi praktik instrumen cello. Penelitian ini akan berfokus pada reinterpretasi penjarian peneliti pada karya Fantasia for Cello and Piano dalam bentuk eksperimen dengan meninjau interpretasi para pemain sebelumnya yang diharapkan dapat memberi opsi penjarian yang lebih nyaman yang disesuaikan dengan anatomi jari peneliti. Fenomena pengaruh penyesuaian anatomi jari dalam keputusan opsi penjarian ini menjadikan dorongan bagi peneliti untuk bereksperimen dalam reinterpretasi penjarian dari karya tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan komparatif dan practice led research. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan hasil reinterpretasi penjarian berupa opsi penjarian pada beberapa bagian yang dirasa krusial dan memerlukan perhatian khusus.  Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa opsi dari keseluruhan pembahasan tidak relevan bagi para pemain sebelumnya mengenai opsi penjarian peneliti. Akan tetapi, hasil reinterpretasi penjarian ini dapat menjadi alternatif bagi para pemain lain yang ingin memainkan karya ini di masa mendatang. Dengan semakin banyak alternatif opsi penjarian, maka akan semakin mempermudah dalam menentukan opsi penjarian yang dirasa paling cocok pada seorang pemain. Artikel ini diharapkan menambah pemahaman bagi para pembaca mengenai karya Fantasia for Cello and Piano agar semakin dikenal dikalangan masyarakat dan mancanegara. Artikel ini juga diharapkan menjadi sebuah literasi baru bagi para pembaca yang ingin meneliti tentang reinterpretasi khususnya reinterpretasi karya musik.Kata kunci: reinterpretasi, eksperimen, penjarian cello, practice led research, studi komparatifCello Fingering Reinterpretation on Fantasia for Cello and Piano by Joko Suprayitno & Sulistyo Utomo (a Comparative Study)This article is the result of research on cello practice exploration. This research focused on author’s fingering reinterpretation based on Fantasia for Cello and Piano in the forms of experiment of previous player’s interpretation, which is expected to provide more comfortable fingering options that are adapted to author’s finger anatomy. Phenomenon of finger anatomical adjustments on fingering option decisions has prompted author to experimenting on fingering options of the work. This research method uses qualitative method with comparative and practice led research approach. This research aims to create the result from reinterpreting fingering option on several spot that are crucial and require extra attention. The result of this research has shown that some of author’s fingering option from the overall discussions are not relevant for the previous players. However, the result of this fingering reinterpretation could be an alternative for some other players who who want to play this piece in the future. With more alternatives fingering options, will make it more easier for the players to choose the best fingering options. This article is expected to increase readers' understanding of the work Fantasia for Cello and Piano so that can be increasingly known among the public and abroad. This article is also expected to be a new literacy for readers who want to research about reinterpretation, especially reinterpretation of musical works.Keywords: reinterpretation, experiment, cello fingering, practice led research, comparative study
Pendekatan Singjaying dalam Pelatihan Scat Singing Diva Alessandra Darmawan; Agnes Tika Setiarini; Prisca Nada Nurcahyo
IDEA: Jurnal Ilmiah Seni Pertunjukan Vol 20, No 1 (2026)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/idea.v20i1.20523

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya hambatan motorik artikulasi yang sering dialami oleh praktisi vokal jazz dalam melakukan improvisasi scat singing. Masalah utama dalam penelitian ini adalah kekakuan artikulator yang menghambat otonomi improvisasi, sehingga diperlukan sebuah penekatan latihan alternatif yang lebih fokus pada ketangkasan ritmis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keselarasan elemen teknis antara singjaying (salah satu teknik improvisasi vokal dalam musik reggae) dengan scat singing, serta merumuskan sebuah model latihan yang efektif bagi vokalis jazz.  Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pedagogi improvisasi vokal, vokal sebagai instrumen, teknik improvisasi scat singing, dan teknik improvisasi singjaying. Metode penelitian yang digunakan adalah pustaka, diskografi, wawancara, dan eksplorasi. Data yang dikumpulkan kemudian direduksi dan dianalisa melalui metode pengodean. Hasil penelitian menunjukkan adanya sinkretisme teknis antara singjaying dan scat singing pada aspek mekanika artikulasi perkusif, teknik tonguing, dan manipulasi timbre laring. Penekatan singjaying terbukti mampu memediasi hambatan artikulasi melalui proses desemantisasi vokal di mana fokus penyanyi beralih dari pencarian nada menuju stabilitas ritme. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi teknik singjaying ke dalam modul latihan ritmis dapat mempercepat pencapaian kemampuan improvisasi yang otonom. Sebagai luaran, penelitian ini menghasilkan sebuah modul pelatihan ritmis dalam scat singing yang disusun secara sistematis untuk melatih ketangkasan vokal melalui pendekatan ritmis yang agresif.THE SINGJAYING APPROACH IN SCAT SINGING TRAININGThis research is motivated by the articulation motor obstacles frequently encountered by jazz vocal practitioners during scat singing improvisation. The primary issue in this study is the stiffness of the articulators, which hinders improvisational autonomy; thus, an alternative training approach focusing more on rhythmic agility is required. The purpose of this study is to identify the technical alignment between singjaying (a vocal improvisation technique in reggae music) and scat singing, as well as to formulate an effective training model for jazz vocalists. The theoretical framework used in this research encompasses vocal improvisation pedagogy, the voice as an instrument, scat singing improvisation techniques, and singjaying improvisation techniques. The research methods employed include literature review, discography, interviews, and exploration.  The collected data were then reduced and analyzed using the coding methods from The Coding Manual for Qualitative Researchers by Johnny Saldaña (2013). The results of the study indicate a technical syncretism between singjaying and scat singing in the aspects of percussive articulation mechanics, tonguing techniques, and laryngeal timbre manipulation. The singjaying approach is proven capable of mediating articulation obstacles through a process of vocal desemanticization, where the singer’s focus shifts from note-seeking toward rhythmic stability. This study concludes that the integration of singjaying techniques into rhythmic training modules can accelerate the achievement of autonomous improvisation skills. As an output, this research produces a rhythmic training module for scat singing, systematically structured to train vocal agility through an aggressive rhythmic approach.Keywords: scat singing, singjaying, articulation, rhythm, training module