Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of anode–cathode distance and anodizing time on hardcoat anodizing of AA7075 Tito Endramawan; Emin Haris; Yusup Nur Rohmat; Candra Irawan
Jurnal Polimesin Vol 24, No 1 (2026): February
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v24i1.6194

Abstract

Fishing activities in Indramayu ( a seaside city in West Java) typically use boats powered by propellers. These propellers often strike floating objects, resulting in damage such as cracked or broken blades. A survey revealed that the fractures are mainly caused by the poor quality of propellers produced using the gravity casting technique, which results in rough surfaces with pores and cracks that initiate during finishing. Therefore, surface repair is necessary, and one potential method is hardcoat anodizing. This study aims to investigate the effect of coating time and anode–cathode distance on the hardness of the oxide layer formed during the hardcoat anodizing process of AA7075 aluminum alloy. The anode–cathode distances were 5 cm, 10 cm, and 15 cm, with coating times of 40, 50, and 60 minutes. The process was conducted at 2 to 3°C, with a current of 5.12 A and a voltage of 31.5 V. The results of micro-Vickers hardness testing, conducted with a loading parameter of 200 gf and an indentation time of 15 seconds, indicated a hardness increase of 256% compared to the base material. The highest hardness value was achieved at a distance of 5 cm and a coating time of 60 minutes, measuring 322.9 VHN, with a resulting layer thickness of 67.16 µm.
Rancang Bangun dan Pengujian Mesin Penggiling dan Pengaduk Bumbu Soto Mie Kapasitas 10 kg Candra Irawan; Claudha Alba Pradhana; Ahmad Farhan; Tito Endramawan; Sukroni; Emin Haris
METALIK : Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik Vol. 4 No. 2 (2025): Metalik: Jurnal Manufaktur, Energi, Material Teknik
Publisher : Universitas Muhammadiyah PROF. DR. HAMKA Fakultas Teknik – Program Studi Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/metalik.v4i2.21015

Abstract

Proses pembuatan bumbu Soto Mie Bogor secara manual membutuhkan waktu yang lama, antara 1 hingga 2 jam untuk mengolah 3 kg bumbu, dan mengandalkan tenaga manusia yang besar. Hal ini mengakibatkan pengadukan yang tidak merata serta mempengaruhi kualitas bumbu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji mesin penggiling dan pengaduk bumbu Soto Mie Bogor dengan kapasitas 10 kg, yang terdiri dari 8 kg bumbu dan 2 kg minyak, guna meningkatkan efisiensi produksi UMKM. Mesin ini menggabungkan fungsi penggilingan dan pengadukan dalam satu unit yang digerakkan oleh motor listrik 0,75 kW dengan sistem transmisi gearbox rasio 1:40. Desain mesin menggunakan perangkat lunak SolidWorks 2021. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mesin ini dapat mengurangi waktu pengolahan bumbu menjadi sekitar 1 jam, jauh lebih efisien dibandingkan dengan metode manual yang memakan waktu 3–4 jam. Mesin ini diperkirakan mengonsumsi sekitar 0,75 kWh per hari, dengan biaya listrik bulanan sekitar Rp31.000 jika beroperasi selama satu jam setiap hari. Implementasi mesin ini diharapkan dapat mengurangi kesalahan manusia, meningkatkan kapasitas produksi, dan mengoptimalkan waktu operasional UMKM Soto Mie Bogor.