Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Mahasiswa Jurusan Non-Bahasa dalam Pemanfaatan Aplikasi EFL Untuk Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital Luluk Anjarwati; Dewi Hidayati; Anis Azimah
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 2 (2026): Februari 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/37c83509

Abstract

Keterampilan Bahasa Inggris merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa jurusan non-bahasa di era digital. Namun, keterbatasan waktu, metode pembelajaran konvensional, dan rendahnya kepercayaan diri sering menjadi kendala dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa jurusan non-bahasa melalui pendampingan pemanfaatan aplikasi English as a Foreign Language (EFL) berbasis digital. Kegiatan dilaksanakan di STAI Diponegoro dengan melibatkan 20 mahasiswa dari Program Studi PGMI, PAI, dan Ekonomi Syariah. Program ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan partisipasi aktif mahasiswa dalam setiap tahapan kegiatan melalui siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan belajar secara partisipatif, pelatihan penggunaan aplikasi EFL, pendampingan berkelanjutan secara daring, serta refleksi bersama untuk perbaikan proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa pada seluruh aspek yang dinilai, dengan rata-rata skor meningkat dari 55,5 pada pre-test menjadi 71,5 pada post-test. Selain itu, mahasiswa menunjukkan peningkatan motivasi, kepercayaan diri, dan kemandirian dalam pembelajaran Bahasa Inggris berbasis digital. Dengan demikian, pendampingan berbasis aplikasi EFL melalui pendekatan PAR terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi Bahasa Inggris sekaligus mendorong keterlibatan aktif dan kesadaran belajar mahasiswa jurusan non-bahasa.
Maxim Violations in the Dialogues of Pramoedya Ananta Toer’s This Earth of Mankind: A Pragmatic Analysis Olga Kusuma Sari; Anis Azimah; Luluk Anjarwati
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v5i3.7318

Abstract

Literary works are commonly used to share ideas. In a novel, the characters’ dialogues may be used as one way to deliver ideas or messages. This study examines the violation of conversational maxims in the dialogues of the Indonesian well-known novel This Earth of Mankind that written by Pramoedya Ananta Toer using Grice’s Cooperative Principles. Grice’s communication framework might not be fulfilled in conversation with particular reason, in other word, it is violated. The purpose of this research is to identify the types of maxim violations and its frequent that occur in the novel This Earth of Mankind among the characters’ dialogue. This research employs a qualitative design with a library research approach, with the data gathered from the novel. 67 utterances found containing maxim violations, and the findings reveal that a total of 88 maxims were identified, since several utterances contain more than one maxim. The most frequent violation found in the maxim of relevance or relation, occurring 34 times (38.6%), followed by the maxim of quantity and manner, each occurring 22 times (25%), and the least frequent is the maxim of quality, occurring 10 times (11.4%). Maxim violations functioned as pragmatic strategies to develop the characters and used to showed the social hierarchy's influence to the style of speaking.