Various crafts may be made with resin materials, such as earrings, bracelets, rings, and souvenirs. The availability of souvenirs may prove an attractive feature for tourists visiting any given area. Enggano Island a tourist destination in Bengkulu Province, lacks a distinctive range of souvenirs representative of the region. Thus, a training program was conducted for the local community, focusing on creating souvenirs utilizing resin and various materials surrounding Enggano Island. The program aimed to increase community skills in making souvenirs and strengthen the community’s entrepreneurial spirit. The program started with a presentation and followed by a souvenir-making practice. Evaluation result, the participants (100%) already knew the tools and materials needed to make resin souvenirs, they knew how to make a good quality of resin souvenirs, and they could identify substitute materials that could be obtained surrounding Enggano Island. Youth participants already knew how to get tools and materials to make resin souvenirs and market them through e-commerce. Additionally, the program has improved participants' knowledge and skills on how to make resin souvenirs, using materials found around Enggano Island.Bahan resin dapat dipergunakan untuk membuat berbagai macam kerajinan seperti anting, gelang, cincin, dan berbagai macam suvenir. Ketersediaan suvenir dapat menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung di suatu daerah. Pulau Enggano sebagai salah satu wilayah tujuan wisata di Provinsi Bengkulu belum memiliki suvenir khas wilayah tersebut. Oleh karena itu kami melakukan pelatihan pembuatan suvenir kepada masyarakat dengan memanfaatkan resin dan berbagai bahan isian yang dapat diperoleh dari alam sekitar Enggano. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam membuat suvenir berbahan resin serta mendorong semangat wirausaha masyarakat. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemaparan materi, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan suvenir, serta evaluasi pelaksanaan pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta telah mengetahui alat dan bahan yang dibutuhkan serta cara pembuatan suvenir berbahan resin, peserta telah mampu membuat suvenir berbahan resin dengan hasil yang cukup baik, dapat mengidentifikasi pilihan alternatif bahan yang dapat diperoleh di sekitar pulau Enggano. Sebagian peserta terutama dari kelompok anak muda dapat mengetahui cara mendapatkan alat dan bahan yang diperlukan, dan mengetahui cara pemasaran melalui e-commerce. Kegiatan ini juga telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai cara pembuatan suvenir berbahan resin dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar Pulau Enggano.