Sektor properti dan real estate memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, namun kinerjanya cenderung mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga, serta dampak pandemi COVID-19 yang memengaruhi profitabilitas perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Asset Ratio (DAR) dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan sektor properti dan real estate yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan dan berbagai sumber literatur yang relevan. Populasi penelitian berjumlah 92 perusahaan, dengan sampel sebanyak 23 perusahaan yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda dan pengujian hipotesis menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial DAR berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA dengan nilai t hitung sebesar -4,344 dan signifikansi 0,000, sedangkan TATO berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA dengan nilai t hitung sebesar 2,091 dan signifikansi 0,039. Secara simultan, DAR dan TATO berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai F hitung sebesar 12,543 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,183 menunjukkan bahwa DAR dan TATO mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 18,3%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian.