This research is motivated by the use of digital media in elementary schools, which often merely replaces conventional media without any in-depth transformation of learning strategies for the characteristics of Generation Alpha students. The focus of this research is directed at analyzing the use of digital media in supporting learning effectiveness through the perspective of classroom teachers based on a comprehensive Technological Pedagogical Content Knowledge framework. Using a descriptive qualitative approach, the key stages of this research were conducted in a structured manner at SD Negeri 007 South Balikpapan. This involved collecting real-world data from four classroom teachers through participatory observation, in-depth interviews, and reviewing teaching module documentation. The collected data was then processed iteratively, referring to the Miles and Huberman interactive model with the aid of Atlas.ti version 9 analysis software. The research findings indicate that teachers successfully integrated technology by contextualizing abstract subject matter using the Canva, Wordwall, and Wayground platforms, combined with adaptive cooperative, discovery, and game-based learning strategies. The main technical obstacle, internet connection disruptions, was promptly anticipated by providing backup printed materials. The main conclusion confirms that digital media integration based on the TPACK approach has been proven effective in increasing active engagement, learning motivation, and accelerating the achievement of instructional objectives by providing optimal direct feedback to all students in the class. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemanfaatan media digital di sekolah dasar yang sering kali sekadar menggantikan media konvensional tanpa adanya transformasi strategi pembelajaran yang mendalam bagi karakteristik murid generasi Alfa. Fokus masalah dalam riset ini diarahkan pada analisis pemanfaatan media digital dalam mendukung efektivitas pembelajaran melalui perspektif guru kelas berbasis kerangka kerja Technological Pedagogical Content Knowledge secara komprehensif. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, tahapan penting penelitian ini dilaksanakan secara terstruktur di SD Negeri 007 Balikpapan Selatan dengan mengumpulkan data riil dari empat orang guru kelas melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta penelaahan dokumentasi modul ajar. Data yang dihimpun kemudian diolah secara iteratif mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman dengan bantuan perangkat lunak analisis Atlas.ti versi sembilan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru berhasil mengintegrasikan teknologi secara efektif dengan mengontekstualisasikan materi pelajaran yang bersifat abstrak menggunakan platform Canva, Wordwall, dan Wayground, yang dikombinasikan bersama strategi cooperative, discovery, serta game-based learning yang adaptif. Kendala teknis utama berupa gangguan koneksi internet diantisipasi secara sigap melalui penyediaan materi cadangan berbentuk cetak. Simpulan utama menegaskan bahwa integrasi media digital berbasis pendekatan TPACK terbukti ampuh meningkatkan keterlibatan aktif, motivasi belajar, serta mempercepat pencapaian tujuan instruksional melalui pemberian umpan balik langsung kepada seluruh murid di kelas secara optimal.