Yuniati
Program Studi Magister Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TERMODIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VI DENGAN HAMBATAN MEMBACA SPESIFIK Yuniati; Fery Muhamad Firdaus
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.13881

Abstract

Reading comprehension is a fundamental skill that remains challenging for students with specific reading difficulties because it affects their ability to understand information and participate effectively in classroom learning. This study aimed to examine the improvement in reading comprehension following the implementation of a modified active learning model for sixth-grade students with specific reading difficulties at SDN 007 Sangatta Selatan. The study employed a quantitative approach using a one-group pretest–posttest pre-experimental design. The participants consisted of two students purposively selected based on their identified specific reading difficulties. Data were collected through reading comprehension tests administered before and after the intervention, measuring three indicators: literal comprehension, simple inference, and the ability to identify main ideas and important information. The findings revealed an average improvement of 30% in the students' reading comprehension scores after the intervention. The greatest improvement was found in the simple inference indicator, whereas the smallest improvement occurred in identifying main ideas. These findings suggest that the modified active learning model has the potential to support the development of reading comprehension through structured, multisensory, and cognitively engaging learning activities. However, given the very small number of participants and the absence of a control group, the findings should be interpreted within the limited context of this study and require further investigation with larger samples. ABSTRAK Kemampuan membaca pemahaman merupakan kompetensi dasar yang masih menjadi tantangan bagi siswa dengan hambatan membaca spesifik karena memengaruhi kemampuan mereka dalam memahami informasi dan mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peningkatan kemampuan membaca pemahaman setelah penerapan model pembelajaran aktif termodifikasi pada siswa kelas VI dengan hambatan membaca spesifik di SDN 007 Sangatta Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest–posttest. Subjek penelitian terdiri atas dua siswa yang dipilih secara purposive karena teridentifikasi mengalami hambatan membaca spesifik. Data dikumpulkan menggunakan tes membaca pemahaman sebelum dan sesudah intervensi yang mengukur tiga indikator, yaitu pemahaman literal, inferensi sederhana, serta kemampuan menentukan ide pokok dan informasi penting. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca pemahaman pada kedua subjek dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 30% setelah mengikuti pembelajaran. Peningkatan terbesar terjadi pada indikator inferensi sederhana, sedangkan peningkatan terendah terdapat pada kemampuan menentukan ide pokok. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran aktif termodifikasi berpotensi mendukung peningkatan kemampuan membaca pemahaman melalui pembelajaran yang terstruktur, multisensori, dan berpusat pada aktivitas kognitif siswa. Meskipun demikian, mengingat penelitian hanya melibatkan dua subjek dengan desain tanpa kelompok kontrol, hasil penelitian ini perlu dipahami sebagai temuan pada konteks penelitian yang terbatas dan memerlukan pengujian lebih lanjut pada jumlah subjek yang lebih besar.