This Author published in this journals
All Journal JURNAL ECONOMINA
Ketut Budastra
Universitas Mataram, Mataram, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kemitraan Petani Ubi Kayu dan Industri Tepung Tapioka di Lombok Tengah: Analisis Rantai Nilai dan Pembagian Keuntungan Muh. Hayatullah; Taslim Sjah; Ketut Budastra
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 12 (2025): Vol.4 No.12 (2025): JURNAL ECONOMINA, Desember 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i12.1815

Abstract

Kemitraan antara petani ubi kayu dan pabrik tapioka merupakan elemen kunci dalam pengembangan agribisnis di wilayah lahan kering Indonesia, karena mampu mendorong peningkatan nilai tambah dan stabilitas rantai pasok. Meskipun demikian, pola inti plasma yang selama ini diterapkan masih menunjukkan ketimpangan posisi tawar, terutama terkait pembagian keuntungan yang lebih banyak menguntungkan pihak pengolah. Studi ini berupaya mengkaji model kemitraan yang lebih adil dengan menggunakan perspektif rantai nilai dan distribusi nilai tambah, sehingga dapat menggambarkan hubungan yang lebih proporsional antara petani sebagai pemasok bahan baku dan industri sebagai pengolah.Penelitian dilakukan melalui pendekatan systematic literature review (SLR) terhadap berbagai publikasi ilmiah dan sumber terbuka terbitan 2015–2024. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis berdasarkan teori kemitraan agribisnis, bukti empiris, serta kebijakan terkait tata kelola dan peran koperasi. Fokus kajian diarahkan pada Kabupaten Lombok Tengah, khususnya Kecamatan Batukliang dan Batukliang Utara yang dikenal sebagai sentra produksi ubi kayu dan kawasan kerja sama dengan industri lokal.Temuan menunjukkan bahwa sebagian besar nilai tambah masih terpusat pada pihak pengolah, sedangkan petani menerima porsi yang relatif kecil. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan koperasi, penerapan kontrak berbasis kontribusi nilai, serta pemanfaatan teknologi digital menjadi strategi penting untuk menciptakan kemitraan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan. Model ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan memperbaiki struktur agribisnis ubi kayu di lahan kering Indonesia
Strategi Pengembangan Pupuk Organik Cair Berbasis Inokulum Bakteri untuk Pertanian Berkelanjutan di Indonesia Auliya Safitri; Taslim Sjah; Ketut Budastra
JURNAL ECONOMINA Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL ECONOMINA, Januari, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v5i1.1821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pupuk organikcair (POC) berbasis inokulum bakteri melalui pendekatan Systematic LiteratureReview (SLR). Metode yang digunakan adalah SLR dengan protokol PRISMA,menganalisis 16 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2017 dan 2024 dariberbagai database akademik nasional dan internasional. Hasil analisismenunjukkan bahwa strategi pengembangan POC berbasis inokulum bakterimencakup lima aspek utama: optimalisasi formulasi menggunakan sampah organiksebagai bahan baku, inokulasi Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR),integrasi dengan sistem pertanian berkelanjutan, pengembangan kapasitas petani,dan inovasi teknologi formulasi. Biofertilizer berbasis PGPR telah terbukti mampumengurangi penggunaan pupuk mineral sebesar 20-40% tanpa mengurangi hasilpanen secara signifikan, sekaligus meningkatkan kualitas nutrisi tanaman.Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pengembangan POC berbasis inokulumbakteri memiliki potensi besar untuk mendukung pertanian berkelanjutan diIndonesia, namun masih menghadapi kendala biologis, teknis, regulasi, lapangan,dan finansial. Disarankan penguatan kolaborasi antara akademisi, industri, danpemerintah untuk mendorong adopsi biofertilizer yang lebih luas dalam sistempertanian nasional.
MUNGKINKAH KOPERASI MERAH PUTIH BERHASIL Sri Hidayati Junaidi; Taslim Sjah; Ketut Budastra
JURNAL ECONOMINA Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL ECONOMINA, November 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v4i11.1802

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penguatan koperasi pertanian melalui tiga dimensi kunсi, yaitu akses modal, akses pasar, dan kapasitas kelembagaan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan Systematiс Literature Review terhadap 19 artikel nasional dan dua dokumen kebijakan terbitan 2019–2025, yang dipilih berdasarkan kelayakan ilmiah, relevansi substansi, serta ketersediaan data empiris. Hasil sintesis memperlihatkan bahwa integrasi pembiayaan inklusif, penguatan rantai nilai berbasis kemitraan, dan tata kelola partisipatif berperan penting dalam memperbaiki kinerja koperasi. Koperasi yang mengadopsi digitalisasi layanan keuangan, transparansi manajerial, serta perluasan jejaring pasar mampu menunjukkan perkembangan yang lebih konsisten dibandingkan koperasi konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Koperasi Merah Putih berpotensi menjadi aсuan pengembangan koperasi digital di sektor pertanian apabila didukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia, ekosistem pembiayaan yang inklusif, dan kolaborasi lintas lembaga. Rekomendasi kebijakan diarahkan pada penguatan digitalisasi tata kelola, pengembangan platform pasar terintegrasi, serta dukungan pembiayaan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan koperasi