Ignatius Soni kurniawan
Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Stress Kerja, Keseimbangan Kehidupan Kerja, dan Kesejahteraan terhadap Keberlanjutan Kinerja (The Influence of Job Stress, Work-Life Balance, and Well-Being on Performance Sustainability) Wiji Tri Wahyuni; Ignatius Soni kurniawan; Tri Ratna Purnamarini
Akutansi Bisnis & Manajemen ( ABM ) Vol 33 No 1 (2026): April
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35606/jabm.v33i1.1720

Abstract

In Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Special Region of Yogyakarta, several issues have been identified, including high job stress, low work life balance, and a lack of well being at workplace, all of which significantly hinder performance sustainability. This study aims to examine the influence of job stress, work life balance, and workplace well being on performance sustainability in MSMEs within the Special Region of Yogyakarta. The target population of this studi was MSME employees in the region, with samples collected using an accidental sampling technique. Data obtained from 54 respondents were analyzed using the Smart PLS 4 software. The findings reveal that job stress and work life balance have an insignificant effect on performance sustainability, while workplace well being has a significant positive effect. These results suggest that holistic support for employee well being is a key factor in maintaining long-term performance. The implications of this study provide valuable insights for MSME practitioners to emphasize human resource policies that enhance workplace well-being through the creation of supportive environments, open communication, and emotional balance among team members.
Toxic Work Environment, Job Satisfaction, dan Quiet Quitting pada Karyawan Generasi Z dan Non-Generasi Z Ignatius Soni Kurniawan; Nala Tri Kusuma; Mohammad Ahyar Syafwan Lysander; Shifa Megarani; Novia Yolanda
YUME : Journal of Management Vol 9, No 1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v9i1.10348

Abstract

Fenomena quiet quitting semakin sering terjadi di kalangan karyawan, termasuk di perusahaan swasta di Jawa Tengah, karyawan di tempat kerja mengalami penurunan motivasi dan keterlibatan karena tekanan serta lingkungan kerja yang tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh toxic work environment terhadap quiet quitting dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi, serta menelaah perbedaan antara Generasi Z dan non-Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 117 karyawan perusahaan swasta di Jawa Tengah yang memiliki masa kerja minimal tiga bulan. Teknik pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toxic work environment berpengaruh positif dan signifikan terhadap quiet quitting dan berpengaruh negatif terhadap job satisfaction. Selain itu, job satisfaction berpengaruh negatif terhadap quiet quitting dan tidak berperan sebagai variabel mediasi antara toxic work environment dan quiet quitting, meskipun kekuatannya berbeda antar generasi. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan kerja yang toxic dapat menurunkan kepuasan kerja dan meningkatkan kecenderungan quiet quitting. Implikasi penelitian ini melihat pentingnya upaya manajemen untuk menciptakan lingkungan kerja yang suportif, adil, dan komunikatif guna meningkatkan kepuasan kerja dan menekan perilaku quiet quitting.